-->

Zionis Merancang Pengusiran Gaza, Solusi Hanya Islam Kaffah

Zionis Merancang Pengusiran Gaza, Solusi Hanya Islam Kaffah

Oleh. Susi Ummu Musa

Kabar pengusiran penduduk Gaza yang dilakukan zionis menggambarkan bahwa tidak pernah ada kata selesai bagi negri para nabi itu, sasaran orang-orang yang masih terus memperjuangkan tanah nabi tidak luput dari ancaman, teror dan bentuk penindasan lainnya. 
Diketahui dari Jakarta - Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, kembali menerobos masuk ke Kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki. Ben-Gvir menyerukan agar sebuah kuil Yahudi dibangun di lokasi tersebut.
Dilansir Al Jazeera, Selasa (1/9/2026), Ben-Gvir memasuki kompleks tersebut pada Senin (31/8) dengan perlindungan pasukan pendudukan Israel. Ben-Gvir tampak didampingi sejumlah rabi hingga personel keamanan. Politisi sayap kanan ini telah beberapa kali melakukan aksi provokatif semacam itu.

Hal ini tidak lepas dari bayang bayang Amerika sebagai sekutunya Menteri Pertahanan Israel Katz mengungkap pemerintahnya telah menyiapkan rencana untuk memindahkan warga Palestina dari Jalur Gaza. Namun, Israel masih menunggu Amerika Serikat (AS) menentukan negara yang bersedia menerima warga Palestina.
Dilansir AFP, Kamis (3/9/2026), Katz mengatakan tidak ada solusi untuk Gaza tanpa adanya perpindahan warga Palestina dari wilayah tersebut.

Ambisi yang dilakukan musuh musuh islam itu sangat kuat untuk memindahkan warga Gaza ke tempat lain, namun dibalik ancaman terhadap warga Gaza ada sebuah keteguhan iman yang mereka tancapkan. 

Berapa lama sudah mereka tetap berada dinegri nya meski telah porak-poranda berbekal iman dan taqwa mereka rela mati ditanahnya sendiri. 

Lantas, bagaimana sikap  para penguasa muslim? Hingga hari ini suara panggilan itu benar-benar telah menulikan pendengarannya. jeritan, isak tangis dan keadaan yang sulit masih membutakan mata mereka. 
Belum ada solusi nyata untuk saudara kita di Gaza Palestina. 
Perundingan dan gencatan senjata hanyalah seremonial belaka tapi faktanya mereka ingin merampas tanah kaum muslim itu. 

 Ini adalah konsekuensi logis dari sistem negara-bangsa (nation-state) dan absennya otoritas politik Islam yang menyatukan kekuatan kaum Muslimin untuk mengusir penjajah Zionis. 

Maka hanya satu satunya solusi mendasar atas persoalan Palestina adalah pembentukan kembali Khilafah sebagai junnah (perisai) yang akan melindungi setiap jiwa dan setiap jengkal tanah kaum Muslimin.
Khilafah, sebagai satu kekuatan mandiri, akan memutus total ketergantungan ekonomi-politik dengan negara-negara yang mensponsori Zionis dan mengonsolidasikan sumber daya (termasuk kepemilikan umum seperti minyak dan gas di dunia Islam) sebagai basis kekuatan militer-ekonomi independen untuk mendukung pembebasan Palestina.
 Umat wajib mengambil bagian dalam perjuangan mengembalikan kehidupan Islam di bawah naungan Khilafah sesuai metode perjuangan Rasulullah SAW. 

Wallahu a lam bissawab