Sunyi Ditengah Keramaian, Kadang Berakhir Bunuh Diri
Oleh : Ida Nurchayati
Seorang mahasiswa kedokteran Universitas Brawijaya, berinisial RR diduga mencoba bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 6 kampus, Kamis (10/9/2026). Seorang pria berinisial FS (30) bunuh diri di kawasan GBK (6/9/2026) karena kesepian dan memiliki setumpuk masalah. Sebelumnya FS sempat mengunggah pesan perpisahan dan mendonasikan uang Rp 40 juta kepada komunitas kesehatan mental (kompas.id, 10/9/2026). Healing,119.id, sebuah hotline pencegahan bunuh diri mencatat klien didominasi kelompok usia 21-30 tahun. Indikasi krisis kesehatan mental didominasi generasi muda
Buah Sistem Sekuler
Kasus bunuh diri yang berulang, dilakukan oleh remaja indikasi rapuhnya kesehatan mental generasi muda yang hidup dalam sistem sekuler, sistem yang memisahkan agama dari kehidupan. Sistem sekuler berorientasi materi, dan mencabut keimanan dari kehidupan generasi muda. Tanpa benteng keimanan, lahir generasi muda yang rapuh, generasi yang mudah putus asa ketika menghadapi tekanan hidup yang berat. Penerapan sistem kapitalisme menimbulkan berbagai masalah kesehatan mental.
Standar kesuksesan dan kebahagiaan diukur dari capaian materi dan kesenangan jasmani. Kehidupan diarahkan untuk menggapai dan mengejar kesuksesan fisik semata. Manusia dipaksa dan terpaksa bersaing demi meraih kesuksesan dirinya. Lahir manusia yang lelah mental sekaligus individualis. Setiap orang berjibaku, berjuang menggapai impian masing-masing. Mereka hidup ditengah-tengah masyarakat yang hidup tanpa ikatan yang kuat dan tidak peduli dengan orang lain (asosial). Muncul fenomena kesepian yang menghinggapi hampir seluruh lapisan masyarakat.
Sistem pendidikan dibangun diatas kurikulum sekuler, yang menjadikan manfaat sebagai standar perbuatan. Prestasi diukur dari capaian angka-angka. Anak didik dipersiapkan menjadi manusia yang siap kerja, namun alpha membangun mental dan kepribadian. Outputnya, lahir manusia yang individualis, manusia yang berorientasi pada kepentingan individu, serta tidak peduli terhadap sekitarnya. Individu bermental lemah yang tidak memahami visi misi kehidupan sehingga mudah mencari solusi pintas ketika menghadapi persoalan, serta mudah berputus asa.
Sistem kapitalisme gagal mewujudkan kesejahteraan, keadilan dan kebaikan. Kondisi ini menimbulkan beban hidup yang berat, yang tidak mampu dipikul manusia yang lemah secara mental, dan memilih mengakhiri hidup dengan bunuh diri
Islam Solusi Tuntas Bunuh Diri
Sistem Islam tegak diatas akidah Islam, yang menjadikan keridhaan Allah sebagai tujuan hidup. Sistem Islam dibangun di atas tiga pilar. Pertama, keimanan individu. Keimanan yang kuat merupakan hasil dari proses pendidikan Islam. Pendidikan menjadi tanggungjawab keluarga, masyarakat dan negara. Keimanan yang kuat menjadi benteng yang kokoh bagi individu ketika menghadapi problematika kehidupan. Keimanan mendorong manusia untuk senantiasa bersyukur ketika mendapatkan nikmat, serta bersabar ketika memperoleh ujian dan tidak mudah putus asa. Manusia beriman menyadari bahwa perbuatannya terikat dengan halal haram, bunuh diri hukumnya haram sehingga akan ditinggalkan
Kedua, masyarakat yang peduli amar makruf nahi munkar. Masyarakat yang terdiri dari individu-individu yang diikat dengan akidah Islam. Manusia yang memiliki pemikiran, perasaan dan aturan yang sama. Kesamaan inilah yang menyatukan mereka seperti satu tubuh. Masyarakat yang menjadikan masalah individu adalah masalah masyarakat, sehingga tidak ada individu yang merasa sendirian dan kesepian.
Ketiga, negara yang berfungsi sebagai pelayan dan pelindung rakyat dengan penerapan Islam secara kaffah. Negara wajib melaksanakan sistem pendidikan yang berbasis akidah Islam. Sistem pendidikan yang bertujuan membentuk kepribadian Islam, manusia yang memiliki pola pikir dan pola sikap Islam. Pendidikan yang melahirkan manusia dengan keimanan kokoh dan bermental tangguh. Negara juga menerapkan sistem ekonomi Islam. Sistem yang menjamin kesejahteraan, dengan terpenuhi kebutuhan pokok setiap individu. Negara juga menjamin kebutuhan pokok konunal masyarakat berupa layanan pendidikan, kesehatan dan keamanan. Hadirnya negara sebagai periayah membuat beban hidup menjadi ringan, tidak menyebabkan gangguan mental.
Khatimah
Bunuh diri berulang merupakan problem sistemik buah penerapan sistem sekuler kapitalisme.
Penerapan Islam kaffah akan menyelesaikan secara tuntas kasus bunuh diri pada generasi muda. Sistem yang ditopang keimanan individu yang kokoh, masyarakat yang peduli sehingga individu tidak merasa kesepian, serta hadirnya negara sebagai pelindung dan pelayan rakyat.
Wallahu a'lam

Posting Komentar