Merayakan Kemerdekaan Di tengah Himpitan Hidup Gambaran Nyata Rakyat Indonesia
Merayakan Kemerdekaan Di tengah Himpitan Hidup Gambaran Nyata Rakyat Indonesia
Oleh. Susi Ummu Musa
Bulan Agustus tepatnya tgl 17 nanti Indonesia memasuki tahun ke 81 kemerdekaan, persiapan sekolah sekolah untuk memeriahkan acara diisi dengan berbagai perlombaan dan persiapan upacara bendera pada hari senin esok.
Dari istana negara hingga keseluruhan gedung gedung pemerintahan disetiap provinsi melakukan upacara pengibaran bendera merah putih setelah acara selesai diisi dengan pertunjukan dan hiburan.
Begitu juga dipelosok desa euforia kemerdekaan diisi dengan perlombaan yang bermacam-macam, suasana itu dirasakan dengan suka cita dan melepaskan penat dari hiruk-pikuk kegiatan sehari hari.
Inilah potret kemerdekaan Indonesia yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Namun ironinya kita masih tetap sama seperti kala itu, harus berjibaku dengan keadaan bersusah susah mencari sesuap nasi ditengah kondisi ekonomi yang sempit.
Sebenarnya apakah kita sudah merdeka?
Baju lusuh dan perut keroncongan sambil membawa harapan akan ada hari esok yang lebih baik.
Tapi waktu terlalu lama menunggu, kehidupan sosial masyarakat dalam keadaan sakit, saat PHK massal terjadi, kebutuhan pokok melambung dan rakyat terus digenjot dengan pajak pajak dan pajak!.
Terus kita bilang sudah merdeka?
Justru saat ini kondisi rakyat berada dalam jeratan dan tekanan penjajahan gaya baru yang menjembak kita untuk menghamba kepada hawa nafsu, materi dan kelompok tertentu.
Maka jika kita ingin tahu apa sebenarnya makna kemerdekaan maka kita harus melihat dalam pandangan islam.
Sebab Kemerdekaan hakiki hanya ada dalam genggaman islam dan bisa membawa kita kepada ketenangan dan kebahagiaan sebab Allah telah mengaturnya dengan sempurna.
Wallahu a'lam bissawab

Posting Komentar