-->

Kasus HIV Meningkat Hanya Islam Solusi Tepat

Kasus HIV Meningkat Hanya Islam Solusi Tepat

Oleh. Susi Ummu Musa

Perkembangan kasus HIV dari tahun ke tahun sepertinya belum ada pencegahan yang konkrit dan serius malah kasus ini makin meluas dan merambah ke anak anak usia sekolah. 
Dinas Kesehatan Pemkab Sidoarjo mencatat sebanyak 7.230 orang hidup dengan Human Immunodeficiency Virus (HIV) berdasarkan data kumulatif sejak 2001 hingga Juni 2026. Dari jumlah tersebut, 522 orang merupakan pelajar dari jenjang PAUD hingga SMA.

Kepala Bidang Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sidoarjo, Lilik Sulistyowati, mengatakan pihaknya akan menyusun kebijakan pencegahan HIV/AIDS di seluruh satuan pendidikan. 

"Kami ingin memastikan tidak ada diskriminasi terhadap peserta didik maupun tenaga pendidik yang hidup dengan HIV. Semua berhak memperoleh layanan pendidikan yang sama," kata Lilik, Kamis (23/7).

Data menunjukkan kenaikan kasus HIV dari tahun ketahun berdasarkan sumber Kementerian Kesehatan mencatat ada sekitar 515.000 hingga 540.000 orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) di Indonesia. Setiap tahunnya, terdapat penambahan sekitar 25.000 hingga 27.000 kasus infeksi HIV baru, dengan sebagian besar penularan terjadi melalui jalur hubungan seksual. 

Data juga menunjukkan angka kematian akibat HIV Di Indonesia, diperkirakan terjadi sekitar 24.000 kematian terkait dengan HIV/AIDS setiap tahunnya. Angka ini berasal dari estimasi epidemiologi kesehatan nasional, di mana penanganan dan terapi obat ARV terus diperluas oleh pemerintah untuk menekan risiko perburukan. 

Namun sepanjang tahun upaya pemerintah ternyata belum bisa menekan angka penularan sebab masih banyak hal yang harus diperbaiki, perbaikannya bukan bagaimana cara menemukan obat atau pencegahan namun yang diperbaiki adalah sistem yang mengatur tatanan kehidupan. 
Saat ini kita diatur oleh sistem sekuler kapitalisme yaitu pemisahan agama dari kehidupan, gaya hidup yang bebas menjadi jalan rusaknya moral dan tingkah laku dikehidupan masyarakat sehingga hal hal yang dilarang pun sama sekali tidak bisa dihindarkan. 
Sistem ini telah rusak dan mengalami kehancuran yang luar biasa kehidupan sosial semakin kehilangan arah, perekonomian yang kian goyah hingga problematika manusia yang semakin rumit dirasakan masyarakat Indonesia. 

Maka sudah seharusnya umat mulai menyadari tentang bahaya nya sistem ini jika terus diemban, kerusakan demi kerusakan telah terjadi dimana mana sehingga mencari rasa aman dan tanpa khawatir sangat mustahil kita dapatkan.
Namun ada satu solusi yang bisa menuntaskan persoalan ini yaitu umat mau menerapkan aturan islam yang khas dan berbeda. 
Seperti: 

1. Untuk mencegah HIV pada pelajar, Islam membangun sistem pergaulan sosial yang preventif melalui Sistem Pergaulan dalam Islam (Nizam AI Ijtima’i)
2. Melalui aturan menjaga pandangan, larangan mendekati zina,memakai pakaian syar’i, dan mengatur pernikahan serta sanksi/uqubat bagi pelaku pelanggaran hukum syara’
3. Penerapam sistem pendidikan Islam yang mengintegrasikan materi kesehatan reproduksi dengan ilmu fiqih pergaulan dan akhlak, sehingga pelajar memahami bahwa menjaga kesehatan organ reproduksi adalah bagian dari ibadah dan amanah Ilahi, dan menyadari bahwa setiap perbuatannya akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah.

4. Sinergi 3 pilar dalam mewujudkan generasi yang selamat dari ancaman HIV/ pergaulan bebas (keluarga, lingkungan masyarakat dan Sekolah, serta Negara. 

Jadi hanya negara yang mau menerpakan islamlah yang mampu menyelesaikan problematika umat hingga ke akar akarnya. 

Wallahu a'lam bissawab