Kepentingan Amerika Mengancam Kedaulatan Negara
Kepentingan Amerika Mengancam Kedaulatan Negara
Cendekiawan Muslim Ustaz Ismail Yusanto menyampaikan bahwa penjagaan atas kedaulatan udara negara harus dilakukan, mengingat Amerika Serikat (AS) memiliki pangkalan militer di Australia yang bisa dengan mudah melewati udara Indonesia.
“Memiliki kemampuan untuk menjaga apa yang memang harus kita jaga seperti kedaulatan atas tanah, kedaulatan atas laut, pun termasuk kedaulatan atas udara,” paparnya dalam Perjanjian Militer AS-Indonesia, Ancam Kedaulatan? di kanal YouTube UIY Official, Senin (27/04/2026).
Kepentingan Amerika, lanjutnya, sudah jelas bahwa Amerika punya pangkalan militer di Australia. Kalau dia itu mau naik di utara, itu tidak bisa tidak harus lewat udara Indonesia.
“Itu artinya Amerika bisa sewaktu-waktu untuk kepentingan apapun lewat udara Indonesia. Jadi kalau ibarat rumah itu ya sudah hampir ngga ada pintu ngga ada jendela, bisa keluar masuk sesukanya,” tambahnya.
Ia menambahkan sekarang apa yang menjadi ancaman buat negara kita ini? sering kan disebut antek asing, kolonialisme, sekularisme. Dan biang dari itu semua siapa? bukankah Amerika? Kita bekerja sama dengan sumber dari itu semua.
Kenyataannya kita masih sulit mendeskripsikan siapa yang menjadi lawan. “Kita ini sudahkah cukup punya dasar untuk mendeskripsikan siapa lawan kita. Hari ini, dimana negara yang dipimpin oleh seseorang yang jelas-jelas menghancurkan negeri muslim , membiarkan terjadinya genosida di Gza lalu menjadi kawan kita,” urainya.
Sedangkan Islam, tambahnya, memiliki definisi yang jelas, ada Darrul Islam dan Darrul Kufur. “Darr Islam adalah negeri yang berdasarkan syariat islam diterapkan islam secara kaffah disitu, keamanan di tangan umat islam sepenuhnya. Darrul kufur yang berkebalikan dengan itu semua,”
“Nah sekarang Amerika ini yang mana? Ketika dia ini jelas menyerang Iran, ketika dia itu dengan jelas membantu penyerangan terhadap Gza, maka paling buruk darrul harb fi’lan,” pungkasnya. [] Nabila Sinatrya.

Posting Komentar