-->

Perjuangan dan Kemenangan Islam Yang Hakiki


Oleh : Dewi Poncowati
Aktivis Muslimah Peduli Generasi

Ramadan bulan yang penuh berkah, bulan bertabur pahala dan ampunan, bulan tarbiyah keimanan. Shaum ramadan bukan hanya menahan diri dari lapar, dahaga, dan hawa nafsu, tetapi juga merupakan bulan perjuangan bagi umat Islam. Rasulullah Saw, membersamai shaum ramadan dengan perjuangan pada peperangan melawan kekufuran, diantaranya perang Badar pada 17 Ramadan 2 H, Fathul Makkah Ramadan 8 H, perang Khandaq/parit Ramadan 5 H, perang Tabuk 26 Ramadan 9 H. Pada masa sultan Saifuddin Qutuz yaitu perang Ain Jalut melawan pasukan Mongol dari Cina pada 25 Ramadan 658 H. 

Mengingat perjuangan Rasulullah Saw dan para sahabat tabiin dan tabiut dalam menyebarkan dakwah Islam hingga tegak menjadi sebuah institusi besar menguasai hingga 2/3 dunia. Pada masa tersebut umat Islam menjadi umat satu utuh pada satu komando besar dalam naungan daulah khilafah. Maka ramadan bukan sekedar bulan tarbiyah keimanan memperbaiki diri tapi berusaha mewujudkan kehidupan yang lebih baik sesuai dengan nilai-nilai Islam. Bukan pada level individu tapi masyarakat dan negara. Namun, kondisi ramadan saat ini juga membutuhkan perjuangan untuk mengembalikan marwah Islam dan kehidupan umat Islam. Islam sebagai solusi dan panduan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. 

Islam bukan sekedar agama formalitas bagi pemeluknya maka sudah seharusnya umat Islam seluruh dunia memiliki kesungguhan untuk memperjuangkan dan mendakwahkan Islam kembali. Saat ini, umat Islam masih terpecah dalam berbagai negara dan menghadapi beragam tantangan, termasuk perbedaan kepentingan dan arah kebijakan. Sejatinya ramadan menjadi bulan perjuangan menumbuhkan kesadaran umat Islam bagaimana menumbuhkan kesadaran kolektif untuk memperbaiki dan menghapus paradigma kapitalisme. Saat ini umat pada umumnya masih pada seputar kehidupan solusi pragmatis. Maka jadikanlah ramadan sebagai bulan perjuangan membentuk kesadaran ideologi Islam

Dalam pandangan ideologi Islam, ramadan merupakan momentum penting dan strategis untuk membentuk kepribadian Islam yang menyeluruh pada pola pikir dan pola sikap untuk mengembalikan peradaban Islam secara menyeluruh dengan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Kondisi global umat Islam saat ini melemah dikarenakan tergerusnya pandangan ideologi Islam yang hakiki. Padahal Allah SWT telah memberikan predikat bahwa umat Islam adalah Umat terbaik dalam Al Qur’an surat Ali Imron ayat 110, menyatakan Umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia dengan syarat keimanan kepada Allah, melakukan amar makruf dan mencegah kemungkaran. 

Inilah pentingnya membentuk kesadaran politik Islam agar dapat diterapkan secara menyeluruh. Umat Islam saat ini tersebar dipenjuru dunia lebih dari 2 miliar dengan karakteristik umat yang gigih dan kondisi sumber daya alam yang melimpah. Dalam berbagai aspek posisi geopolitik perekonomian mencakup jalur niaga penting di dunia. Sedangkan geostrategis kawasan wilayah umat Islam berada pada titik titik penting seperti persimpangan benua Asia, Afrika dan Eropa. Kawasan Timur Tengah merupakan penghubung tiga benua besar. Namun semua itu dapat tercapai dengan kekuatan besar yang terorganisir, memiliki visi yang sama dalam pergerakan kesadaran politik ideologi Islam secara menyeluruh. 

Dalam dimensi Islam upaya mengembalikan ketakwaan dan kehidupan Islam yang hakiki bukan hanya ditempuh melalui ibadah spiritual individu. Namun bagaimana menumbuhkan kesadaran menjadikan Islam sebagai landasan berfikir dan bersikap serta bertindak dalam seluruh aspek kehidupan melalui pengaturan politik Islam. Kesadaran ini akan terwujud jika umat Islam memiliki arah perjuangan mencapai persatuan hakiki dibawah institusi khilafah. Berjuang bersama Hizb yang memiliki keseriusan memperjuangkan kejayaan, kekuatan dan kemulian serta kehormatan umat muslim di dunia. Perjuangan berdakwah bersama Hizb bukanlah berjuangan karena kemaslahatan sementara di dunia tapi demi kemaslahatan kehidupan yang kekal di Akhirat. Mari jadikan ramadan dan idul fitri menjadi titik awal persatuan dan kebangkitan umat Islam. Dengan meningkatkan kesadaran dan terus berjuang meraih kemenangan yang hakiki.