-->

RAJAB, ISRA' MI'RAJ MOMENTUM MEMBUMIKAN HUKUM LANGIT


Oleh : Diela Az Zahra

"Peringatan hikmah Isra Miraj 2026 menjadi momen penting bagi umat Islam untuk merenungkan kembali makna mendalam dari peristiwa agung yang dialami Nabi Muhammad SAW. Peristiwa spiritual luar biasa ini diperingati pada Jumat, 16 Januari 2026, bertepatan dengan 27 Rajab 1447 Hijriah.
Momen ini mengandung nilai-nilai spiritual yang sangat relevan dengan tantangan kehidupan di era modern saat ini. Memahami hikmah Isra Miraj 2026 tidak hanya sebatas mengingat peristiwa sejarah, tetapi juga menggali pelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (liputan6.com/12/01/2026)

Rajab dan Isra' Mi'raj diperingati secara istimewa oleh umat Islam. Bukan sekedar perjalanan Nabi Muhammad SAW ke langit dan turunnya perintah shalat. Setelah peristiwa Isra' Mi'raj yang tidak lama kemudian diikuti momen baiat Aqabah 2. Makna yang lebih dalam, Isra' Mi'raj bukan hanya momen spiritualitas, tapi juga gerbang menuju perubahan politik umat secara ideologis. Pasca runtuhnya Khilafah selama 105 tahun, umat Islam tidak bisa menerapkan hukum dari langit (syariat Islam) secara kaffah di seluruh bumi. 

Hikmah Isra' Mi'raj

Isra' Mi'raj baru dimaknai sebagai perintah ibadah shalat sebagai ibadah mahdhah semata. Padahal, shalat adalah kinayah yg dipakai dalam hadits larangan memerangi Imam selama masih menegakkan Shalat, yang makna menegakkan shalat adalah menegakkan hukum Allah. 

Umat belum menyadari bahwa ditetapkannya sistem sekuler demokrasi secara global adalah penentangan terhadap hukum dari langit (hukum Allah). Ditinggalkannya syariat Islam akan membawa bencana politik ekonomi struktural, bencana sosial kemanusiaan dan bencana alam.

Runtuhnya Khilafah 105 tahun yang lalu adalah bencana besar bagi umat. Setelahnya, dunia menderita di bawah kepemimpinan kapitalisme global. Maka menegakkan kembali kepemimpinan Islam atas dunia menjadi sesuatu yang penting.
Rajab dan Isra' Mi'raj, momen membumikan kembali hukum Allah dari langit, yaitu dengan cara mencampakkan hukum sekuler kapitalisme dan menegakkan syariat Islam Kafah.
Penjajahan di Palestina, tempat perjalanan Isra' Mikraj Rasulullah saw yang telah jatuh di tangan entitas Yahudi harus dibebaskan. Demikian juga negeri-negeri muslim yang terpecah belah harus disatukan. Kezaliman penguasa kafir pada minoritas muslim di Rohingya, Uighur, India, Rusia, Filipina selatan harus dihentikan.

Menyerukan kepada tentara muslim untuk membebaskan Palestina dan menegakkan Khilafah Rasyidah.
Umat Islam, umat Rasulullah, umat Khulafaur Rasyidin, cucu Al Mu'tasim, cucu Sholahudin Al Ayubi, cucu Al Fatih, cucu Khalifah Salim III, cucu Abdul Hamid, cucu Khalifah, pasti mampu mengembalikan kemuliaan Islam. Tegaknya Khilafah Islam akan mengembalikan kemuliaan Islam dan kemuliaan umat Islam. Oleh karenanya, Partai Islam ideologis terus berjuang siang dan malam, dengan sungguh-sungguh memimpin dan membimbing umat agar dapat melanjutkan kehidupan Islam.
Menegakkan Khilafah adalah perjuangan pokok, agung, penting dan vital. Umat harus segera menyambut perjuangan menegakkan Khilafah.