-->

Dampak Kegagalan Tata Ruang, Akibatkan Banjir Berulang


Oleh : zuxy 

Gresik Selatan diterjang banjir setelah hujan deras mengguyur selama dua jam. Dua kecamatan, Driyorejo dan Wringinanom, terendam dengan ketinggian air mencapai hampir satu meter. Kondisi ini membuat sejumlah jalan raya dan rumah warga lumpuh.

Banjir yang terjadi berulang menunjukkan bahwa penanganan yang ada belum menyentuh akar persoalan. Warga yang sebelumnya berharap pada janji penanggulangan kini mulai merasa lelah dan kecewa. Kondisi ini menandakan adanya kesenjangan antara kebijakan yang dirancang dan dampak nyata di lapangan. Selain faktor alam, persoalan tata kota, pengelolaan sungai, serta kepadatan penduduk turut memperparah situasi. Jika tidak ditangani secara menyeluruh, siklus banjir berulang akan terus terjadi dan memperbesar ketidakpercayaan publik.

Pengaturan tata ruang menurut Islam mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.
Pembangunan tidak didasarkan pada kepentingan keuntungan kapital semata, melainkan berorientasi pada kemaslahatan umat dalam jangka panjang.

Konsep tata ruang pada masa khilafah digambarkan memperhatikan kemanfaatan bukan hanya bagi manusia, tetapi juga bagi seluruh makhluk hidup.
Pembangunan dalam Islam ditujukan untuk menghadirkan rahmat bagi alam semesta, bukan menimbulkan bencana atau kerusakan.
Wallahu'alam bish-showab.