-->

MALAPETAKA REMAJA, SISWA SMP PEMAKAI NARKOBA


Oleh : Ani Barus

Jalan Kunti yang berada di wilayah Kecamatan Semampir, Surabaya, dikenal sebagai "kampung narkoba". Hal ini setelah aparat beberapa kali melakukan penggerebekan dan menemukan kasus peredaran narkoba di wilayah tersebut. Bahkan, polisi pernah menemukan bunker di salah satu rumah saat menggerebek kampung narkoba itu pada tanggal 20 November 2024 lalu. Terbaru, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim melakukan tes urine terhadap puluhan pelajar di wilayah Jalan Kunti dan hasilnya ada 15 siswa SMP positif narkoba.(kumparan.com 14/11/2025).

Dua orang pengedar narkoba di kawasan Jalan Kunti Surabaya ditetapkan sebagai tersangka oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur. Mereka ditangkap saat operasi pemulihan kampung rawan narkotika pada Jumat (7/11). Selain menangkap AH dan A, BNN juga turut menangkap AR yang merupakan penyedia bilik untuk pengguna narkoba. Namun dari hasil pemeriksaan, AR tidak ditetapkan sebagai tersangka.

Tak hanya mengamankan beberapa orang, dalam operasi itu, BNN juga menemukan 203 paket kristal putih diduga narkotika jenis sabu, 222 butir pil warna hijau pil hello kitty diduga ekstasi, 10 butir amprozolam, 22 butir pil bentuk warna hijau, dan 29 butir pil bentuk lonjong warna orange. Ada pula alat hisap sabu, berbagai korek api, dan dua buah senjata tajam. Berkaca dari temuan ini, Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya minta orang tua supaya mengevaluasi diri dan sadar dengan perannya dalam mengasuh anak masing-masing.(detik.com 15/11/2025).

Fenomena tentang narkoba yang telah merajalela dikalangan remaja menjadi bukti gagalnya negara dalam menciptakan kondisi generasi yang baik. bagaimana bisa tercipta negara yang maju dan adidaya apabila kondisi anak mudanya dirusak dari dalam dan dari luar. Nyata, remaja saat ini kehilangan nilai keimanan dan makna hakiki tentang kebahagiaan yang hakiki. sehingga mereka memilih terjebak dengan narkoba yang merusak akal bahkan jiwanya.

kita dapat melihat dengan nyata bukan sekedar kondisi remaja krisis yang diabaikan. tetapi, juga ini terkait pengedaran narkoba yang dianggap biasa. lantas apa peran negara dan pemimpin? jika semua kondisi rusak diberikan pintu masuk. maka, apa sebenarnya yang ingin dicapai oleh negara dan pemimpin negeri ini? apakah yang ingin dicapai adalah keuntungan pribadi yang hanya fokus pada pengayaan diri atau menciptakan majunya negara dan masyarakat didalamnya?

Jelas, bahwa pengawasan negara sangat lemah Ketika narkoba ini dibiarkan tentu kerusakan nyata terjadi dengan kondisi banyak sekali remaja yang masih labil, kebingungan akan identitas, tidak mengetahui tujuan hidup. membuat hidup seakan berada dalam ambang kehancuran dengan narkoba yang dibiarkan menyebar. jika kondisi remaja diabaikan maka ini adalah ambang kehancuran yang nyata. bukan hanya untuk kalangan remaja tetapi juga dunia.

Didalam Islam peran pemimpin dan negara adalah sebagai junnah(perisai). lantas dimana fungsi keduanya jika hal yang merusak dibiarkan secara nyata dan parahnya dianggap sebagai hal biasa. inilah pentingnya dimana peran negara dan lingkungan pendidikan membentuk keimanan dan menanamkan kebahagiaan yang hakiki pada setiap individu yang ada di dalam negeri. tetapi, bagaimana peran itu bisa didapatkan. jikalau kita saja di desain dalam sistem yang hanya fokus pada meraih keuntungan sebanyak-banyaknya dan semua didapatkan dengan bebas nilai.

Dan negara wajib memberikan penjagaan ketat dalam mengamankan kondisi generasi. tentu, jaminan pendidikan di keluarga ataupun pendidikan disekolah yang dapat menanamkan keimanan yang nyata pada setiap individu tidak bisa didapatkan dari sistem kapitalisme. karena, dasar mereka berdiri saja sudah jelas ingin memisahkan agama dalam kehidupan. bukan sekedar memisahkan bahkan menghilangkan agama dari kehidupan. dan itu sangat terlihat dan dapat dirasakan dari berbagai fenomena yang kita rasakan, sayangnya hanya orang yang berfikir yang dapat menyadarinya.

Maka, marilah kita tidak diam dan bungkam dengan kondisi negeri yang sangat pelik ini. mari kita bersuara bahwa sistem yang rusak hanya akan menghasilkan kerusakan. jika kita sudah muak dengan kerusakan maka yang harus kita cari solusinya bukan sekedar kerusakan yang terjadi tetapi kita harus tau apa yang mewadahi kerusakan ini. dan wadah dari kerusakan adalah sistem. maka apa yang harus diganti? apa yang harus difikirkan? apa yang harus diperjuangkan?

Benar, yang harus diperjuangkan yang harus difikirkan dan yang harus diganti adalah sistem. jangan pura-pura nyaman dalam kerusakan. jangan pura-pura baik-baik saja padahal sedang sakit. kita harus memperjuangkan wadah baru yang dapat menjamin keamanan serta kesejahteraan dan itu hanya akan kita dapatkan dari wadah yang diberikan oleh pencipta yaitu islam. kita butuh islam bukan islam yang butuh kita. maka kita yang harus berjuang dan bersabar akan janji yang telah diberikan bahwa islam adalah agama yang benar dan islam tidak akan kalah. karena, kebaikan tidak akan pernah kalah dari kejahatan.

wallahu a’lam bi shawab