VAKSINASI MASIF SOLUSI TUNTAS PANDEMI?

Oleh : Wulan

Masyarakat masih belum menemukan titik terang penyelesaian pandemi covid-19 ini, yang masih belum juga berakhir. Untuk menekan kasus yang terus bertambah, pemberian vaksin COVID-19 kembali dilakukan. Pemerintah pun menganjurkan agar semua orang mendapatkannya.
Di kutip dari pojok bandung.com. 

Dalam situasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, Kabupaten Bandung menggencarkan kegiatan vaksinasi Covid-19. Namun karena ketersediaan dosis vaksin yang ada sangat terbatas, Bupati Bandung, Dadang Supriatna menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung sudah melayangkan surat permohonan penyediaan vaksin sebanyak 1,5 juta sampai 2 juta dosis.

Terkait perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung, diakui Dadang, ada peningkatan. Mayoritas warga yang terkena Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing dan hanya satu orang yang menjalani perawatan di ruang isolasi.

Adapun pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19, yang merupakan kolaborasi antara PT. Kalbe Farma Tbk, Kompas Gramedia dan Pangdam III Siliwangi, telah menargetkan 1.000 orang yang menyasar ibu hamil, pelajar, dan masyarakat umum di Kabupaten Bandung.

Pemerintah terus menggenjot program percepatan layanan vaksinasi Covid-19 di Indonesia dengan berbagai cara, dari vaksin gratis hingga vaksin Gotong Royong, individu atau mandiri alias berbayar.

Tapi sayangnya, jika melihat pada vaksinasi sebelumnya, setelah melakukan vaksinasi covid-19, tidak sepenuhnya menjamin tidak akan tertular covid-19. Faktanya ada beberapa orang yang sudah melakukan vaksinasi tetapi tetap terjerat virus ini, karena selain vaksinasi bukan solusi dari pandemi ini, juga karena masih banyaknya kerumunan yang tidak mematuhi protokol kesehatan. 
Selain itu, masih banyak pula warga yang takut melakukan vaksinasi karena takut terkena efek sampingnya. 

Sebagi seorang muslim, tentu kita harus mencari solusi yang diberikan oleh Islam dalam mengatasi pandemi ini. Islam sebagai Dien yang sempurna, menjadikan penerapan komprehensivitas ajaran Islam justru sebagai solusi tuntas dari berbagai permasalahan manusia, termasuk masalah pandemi. Dengan paradigma Islam tentang masyarakat dan negara, yang menjadikan negara sebagai pihak yang melakukan ri’ayah (mengurusi dan mengayomi rakyat), melalui penerapan syariat Islam, negara memenuhi hak rakyat salah satunya adalah menjaga nyawa manusia (hifzh an-nafs). Penyelesaian pandemi adalah dengan menentukan secara cepat tempat yang menjadi pusat wabah, menjaga secara ketat agar wabah tidak meluas melalui penetapan karantina wilayah (lockdown). Negara  menjamin semua kebutuhan pokok dan kebutuhan dasar masyarakat di daerah yang diisolasi, seraya mendorong dan memfasilitasi para ilmuwan untuk menemukan obat/vaksin virus yang sedang melanda.

Komprehensivitas penerapan syariat Islam lah yang mampu menghadirkan kemandirian dan kekuatan negara baik secara politik maupun ekonomi, sehingga negara dapat memberikan ri'ayah yang maksimal terhadap rakyat. Maka, hanya Islam lah satu-satunya solusi untuk mewujudkan kemaslahatan bagi seluruh umat, Islam rahmatan lil alamin.

Wallahu a'lam bishawab

banner zoom