Pendidikan Hanya Milik Orang Kaya


Oleh: Eva Nurfalah

Dilansir dari JURNAL SOREANG - Bupati Bandung HM Dadang Supriatna menyatakan, rata-rata lama sekolah di Kabupaten Bandung baru mencapai 8,7 tahun atau belum sampai kepada pendidikan 9 tahun. Maka dari itu kang DS mengatakan bahwa pihak swasta pun harus ikut andil dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan di kab Bandung. Beliau juga berencana akan menambah 16 SMPN lagi, karena menurut beliau kondisi dan jumlah sekolah SMPN yang ada di kabupaten Bandung dinilai masih kurang.

Namun apakah dengan menambah jumlah SMPN bisa menjadi solusi tuntas untuk permasalahan ini, apakah faktor utama minimnya minat sekolah anak diakibatkan dari kurangnya sekolah-sekolah negeri? Apakah cukup hanya dengan menambah kuantitas tanpa memperhatikan kualitas, terutama dalam masalah kurikulum yang masih memberi penilaian kesuksesan hanya berdasarkan capaian nilai atau angka saja. 

Pada kenyataannya faktor utama minimnya minat anak-anak bersekolah bukan hanya jumlah sekolah negerinya yang kurang atau anak-anak itu tidak mempunyai cita-cita yang tinggi, atau kemalasan yang ada dalam diri mereka. Sudahlah sekolah negeri sulit dimasuki karena zona jarak yang tidak terjangkau, ditambah bila harus sekolah diswasta, biayanya sangat tinggi,  jadi banyak orangtua yang memilih tidak menyekolahkan anak-anak mereka karena jangankan membayar biaya sekolah dan segala keperluannya, untuk sehari-hari saja mereka kesulitan, bahkan sebagian besar dari anak-anak mereka terpaksa bekerja untuk membantu orang tua nya memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Beginilah cerminan kehidupan kapitalis, dimana pendidikan pun dijadikan tempat untuk menambah pundi-pundi rupiah yang melimpah, seolah-olah sekolah bagus yang mengedepankan kualitas hanya milik orang-orang kaya dan tidak pantas untuk anak-anak lain yang tidak mampu membayar mahal. Berbanding terbalik dengan kualitas pendidikan dalam sistem Islam yang sudah pasti bisa menjadi solusi tuntas dalam mengatasi masalah pendidikan, karena dalam sistem Islam pendidikan adalah hak seluruh umat, karena dalam Islam pendidikan itu sangatlah penting, seperti terdapat dalam salah satu hadist "Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim" (HR. Ibnu Majah no. 224, dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, dishahihkan Al Albani dalam Shahiih al-Jaami'ish Shaghiir no. 3913). Wallahu'alam bishowab.

banner zoom