Kamu Adalah Umat Terbaik

Oleh : Aya Ummu Najwa

Penamabda.com - Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah berfirman:

كُنتُمۡ خَيۡرَ أُمَّةٍ أُخۡرِجَتۡ لِلنَّاسِ تَأۡمُرُونَ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَتَنۡهَوۡنَ عَنِ ٱلۡمُنكَرِ وَتُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِۗ وَلَوۡ ءَامَنَ أَهۡلُ ٱلۡكِتَٰبِ لَكَانَ خَيۡرٗا لَّهُمۚ مِّنۡهُمُ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ وَأَكۡثَرُهُمُ ٱلۡفَٰسِقُونَ

"Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik." (QS.Ali-Imran : 110). 

Ayat ini turun berkenaan ada dua orang Yahudi yaitu Malik bin Al Shaif dan Wahab bin Yahuzda yang mengklaim di hadapan sangat Rasulullah yaitu Abdullah bin Mas'ud, Ubah bin Kaab, Mu'adz bin Jabal, dan Salim mulai Abu Hudzaifah, bahwa agama Yahudi adalah lebih baik dari agama Islam, dan umat Yahudi lebih utama dari umat Islam. Makaallah langsung menurunkan ayat di atas sebagai bantahan atas klaim mereka tersebut.

Dengan ayat ini, Allah menjelaskan kedudukan umat Islam sebagai umat terbaik, dengan kriteria selama mereka beramar ma'ruf, nahi mungkar, serta beriman kepada Allah, dengan keimanan yang shalih. Perkara amar ma'ruf nahi mungkar disebutkan terlebih dahulu sebelum beriman kepada Allah, menunjukkan bahwa aktifitas dakwah ini adalah bukti yang sangat jelas tentang keutamaan umat Islam dibandingkan umat-umat selainnya.

Dakwah inilah sebab keutamaan umat Islam. Dengan kata lain umat Islam akan selalu dan akan senantiasa menjadi umat terbaik selama mereka mengajak kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang mungkar. Mengajak manusia hanya menyembah kepada Allah dengan sebenar-benarnya penyembahan, tidak menyekutukanNya dengan yang lain,  menerapkan semua aturanNya tanpa pilih-pilih, mengimani semua yang datang dariNya baik suka maupun tidak.

Sungguh, Allah telah memilih umat Islam menjadi umat terbaik di antara manusia, dengan memberikan Islam untuk mengatur dan memuliakan kehidupannya. Islam dengan kesempurnaan syariatnya mampu membawa kejayaan dan kesejahteraan bagi umat Islam, karena Islam adalah satu-satunya agama yang sempurna dan paripurna yang datang dari dzat yang maha sempurna. Inilah yang harus diterapkan oleh umat Islam dan mendakwahkannya ke seluruh alam.

Tentang apa yang terjadi sekarang, ketika umat dalam kondisi titik terendah dari keterpurukannya, adalah buah dari tidak diterapkannya ajaran Islam secara kaaffah. Ajaran Islam hanya digunakan sebatas parsial. Terbatas dalam ritual fardhiyah saja. Padahal Islam mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. Dari bangun tidur hingga mau tidur lagi. Dari makanan hingga ekonomi. Dari pernikahan hingga negara. Dan ini hanya bisa diterapkan oleh sebuah institusi negara.

Dakwah Islam masih berkutat bagaimana memperbaiki kualitas ibadah mahdhoh saja, padahal urgensi diterapkannya hukum Islam dalam ruang publik begitu mendesak. Betapa banyak kewajiban-kewajiban kaum muslim yang terbengkalai dan terabaikan karena tidak diterapkannya Islam dalam sebuah institusi. Betapa banyak kemaksiatan yang terorganisir dan tersistem karena hukum Islam terkebiri hanya di dalam ruang individu.

Maka dibutuhkanlah dakwah ideologis, mengajak manusia mengenal Islam dengan sebenar-benar Islam. Dakwah yang mengajak untuk menjadikan Islam sebagai jalan hidup, sebagai pengendali dan sebagai kerangka berfikir, sehingga Islam dijadikan sebagai standar dalam menjalankan kehidupan. Islam adalah semulia- mulia agama, dan umat Islam adalah semulia-mulia umat jika mereka menggenggam Islam dengan benar. Islam yang kaaffah dan paripurna, menerapkannya di seluruh aspek kehidupan, maka predikat umat terbaik pun akan diraih, sehingga cita-cita rahmatan Lil alaamiin pun bisa tercapai. insyaAllah.

Wallahu a'lam.
banner zoom