Mengedukasi Anak Terkait Virus Corona Selama Lockdown Dan Belajar Dirumah



Oleh : Siti Julaeha

Empat belas hari lockdown, tentu mengundang banyak cerita dan keluhan seputar masalah pengasuhan anak, dirumah masing –masing. 
Bagi sebagian orang tua, mungkin kejadian ini menjadi momen bahagia untuk memperoleh waktu lebih banyak menerima dan memberi perhatian serta kasih sayang pada anak. Tapi tidak menutup kemungkinan, menimbulkan banyak masalah kecil yang membuat kepala orang tua serasa mau pecah. 
Bukan hal mudah bagi orang tua menjadi pengganti guru, membimbing anak belajar dirumah. Fasilitas yang memadai dapat mendukung kegiatan belajar dirumah, namun belum tentu dapat menjamin anak mau belajar, hal utama yang harus disiapkan orang tua adalah, tekad kuat dan niat ikhlas untuk membuat suasana hati anak merasa nyaman, sebab rumah yang damai adalah faktor utama yang dapat membuat anak mau belajar, selain wawasan materi yang juga harus dimiliki, tentunya.  

Bermula dari permasalahan tersebut, disini bersama kita akan berbagi sedikit wawasan untuk mengedukasi anak seputar masalah virus corona. Ada apa dan kenapa, sekolah di liburkan? apa sih yang sebenarnya sedang terjadi? dan seberapa bahayakah virus corona? Untuk itu, ada beberapa hal perlu kita sampaikan.

1. Mengapa virus melanda Cina dan  menyebar kebanyak negara? Ada apakah dengan Cina, kenapa disana selalu bermasalah dengan virus, bukankah cina negara yang kuat, maju dan terdepan?
Ingatkah kalian, akan kisah raja Namrud yang sangat berkuasa dalam kerajaannya, hingga dia menganggap dirinya tuhan. Raja Namrud mati dalam kedaan disiksa oleh nyamuk, mahluk kecil yang masuk ketelinganya, hingga menemui ajal. Alloh pernah mendatangkan ribuan burung ababil dan jutaan nyamuk untuk menghukum kesombongan dan kezoliman Namrud.

Begitupun dengan kisah raja Fir'aun yang sombong dan congkak dengan kekuasaannya, menemui kematiannya dalam keadaan tenggelam di dasar lautan , lihatlah bagaimana keduanya jatuh karena kesombongan dan keingkarannya terhadap kekuasaan Alloh SWT.     
Kisah tersebut mengajarkan tentang kebesaran dan kekuasaan Alloh adalah diatas segalanya. Allah maha perkasa untuk membalas kesombongan para penguasa yang zolim, yang angkuh dan congkak, yang selalu membuat kerusakan dimuka bumi, hanya dengan perkara–perkara kecil yang sepele. Karena sesungguhnya manusia hanyalah mahluk yang lemah dihadpan Alloh.

Di ketahui bahwa Cina adalah Negara maju yang pertumbuhan perekonomiannya sangat berpengaruh besar terhadap perekoniomian dunia saat ini. Hampir tidak ada satupun teknologi terkini yang terlewatkan, dari mulai luar angkasa, manufaktur cerdas, inovasi peralatan canggih, transportasi darat, laut maupun udara, telekomunikasi, dan atau sebut teknologi apa saja. Semua dengan begitu mudah mereka kuasai.

Namun Negara kuat dengan segala ke canggihan sistem dan teknologinya itu, tak sanggup mencegah datangnya berbagai virus yang berbahaya dan mematikan. Sebelum virus corona melanda, diketahui bahwa beberapa virus lain sudah  menjangkiti cina sebelumnya. Virus Sars ,  flu burung, dll. Namun yang sering menjadi pertanyaan kenapa virus tersebut datang di Cina?

Sebagai bahan renungan marilah kita mencari tahu dari beberapa sumber media di Indonesia, diketahui bahwa ada Pasar makanan laut Huanan, salah satu nama daerah di Cina adalah pasar yang menjadi sumber wabah virus corona, Di sana segala macam hewan-hewan yang haram dan tak layak untuk dikonsumsi oleh manusia, dijual secara bebas. 

Faham kapitalis dan komunis menjauhkan mereka dari pemahaman agama Islam  yang sangat memperhatikan tentang pentingnya memilih makanan, yang halal dan haram untuk dikonsumsi. Mereka jalani kehidupan yang jauh aturan agama. Banyak penduduk Cina yang sangat  menyukai daging yang langsung dimakan mentah-mentah. Seharusnya jika dimasak hingga matang, mungkin risiko terkena virus jauh lebih rendah. Itulah akibat dari kelalaian manusia yang mengikuti naluri nafsu hewaniah, yang tidak tersentuh oleh keimanan dan keislaman.  

2. Lihatlah dalam pandangan Islam, bagaimana Alloh mengatur hidup manusia degan sebaik-baiknya.Dalam Alquran di jelaskan .  
“Wahai manusia, Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.” (Al-Baqarah: 168)

3.Bagaimanakah kelelawar menjadi penyebab dan penyebar virus mematikan tersebut?
Kelelawar adalah salah satu binatang yang masuk kedalam katagori hewan yang di haramkan untuk membunuh dan memakannya. Satu-satunya mamalia yang dapat terbang dengan dua kaki depan yang berkembang menjadi sayap.  Memiliki sel-sel kekebalan yang anti terhadap virus, Tubuh kelelawar memiliki respon kekebalan yang sangat tinggi dan sel-sel itu melindunginya dari infeksi. Tetapi ketika sel itu menyebar kepada sesuatu seperti manusia, kita tidak memiliki mekanisme anti virus yang sama hingga kita bisa mengalami kematian. Ketika stres, kelelawar dapat melepaskan virus lebih cepat, melalui produksi air liur, urin, dan feses. Ini dapat menginfeksi hewan lain sebagai inang perantara sebelum menginfeksi pada manusia.
Dan mengapa kelelawar menjadi hewan yang haram untuk di bunuh dan dimakan?
Pada hadits shahih yang diriwayatkan Ibnu Umar, diceritakan bahwa Rasulullah SAW, melarang membunuh kelelawar. karena ketika Baitul Maqdis dibakar, menurut sebuah riwayat, kelelawar merupakan hewan yang berdoa kepada Allah. Agar diberi kekuatan bisa menenggelamkan api sehingga Masjidil Aqsha, tidak jadi terbakar.  
4.Setiap musibah yang terjadi tak lepas dari kehendak Alloh.  
Apa yang menjadikan ketakutan dan kepanikan terhadap bahaya virus corona ini adalah karena kurangnya keimanan terhadap qodho dan qodar Alloh SWT. 

Hanya keyakinan yang kuat terhadap taqdir Alloh dan taqwa sajalah, yang dapat mengeluaran kita dari rasa takut terhadap musibah apapun. Sebab segala hal yang terjadi di muka bumi ini, telah menjadi ketentuan Alloh,   
Sebagaimana firman Allah dalam Al Qur'an. 
"Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang gaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh mahfuz)"
(Q. S Al An’aam: 59).

Sungguh kepanikan itu tidak ada gunanya, sebaliknya, bagi orang-orang yang beriman dan berpegang teguh kepada ajaran Islam, ada dalam ketenangan menjalankan pola hidup sehat, bersih secara islami, itulah sebaik-baik solusi. Untuk melindungi diri dari segala macam bentuk musibah termasuk membatasi meluasnya virus corona yang mematikan. Meskipun kematian niscaya akan datang jika saatnya telah tiba.
“Setiap yang berjiwa pasti akan merasakan kematian. Sesungguhnya hanya pada hari kiamat sajalah pahala kalian isempurnakansiapa saja yang dijauhkan dari neraka dan yang di masukkan kedalam surga telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanya kesenangan yang menipu.” (Q.S Ali imron ayat 185)

5. Mengantisipasi diri untk terhindar dari virus corona dapat kita lakukan dengan meningkatkan lagi pola hidup sehat, bersih dan Islami serta meningkatkan ketakwaan kepada Alloh. Dengan melaksanakan seluruh perintahNya dan menjauhi laranganNya.  

Niscaya dalam ketaqwaan akan ditemukan keselamatan.
Sebagaimana firman Alloh swt. 
"Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangkanya." 
(Q.S At Talaq ayat 3).

Semoga bermanfaat.

banner zoom