-->

Palestina dan Derita Tak Kunjung Berakhir

Oleh. Firda Umayah

Penamabda.com-Derita muslim di Palestina makin menyayat hati. Israel diduga kuat menggunakan senjata termobarik dan termal untuk menghabisi ribuan warga di Jalur Gaza. Hal ini sejalan dengan hilangnya jasad para korban yang diyakini menguap tanpa jejak.

Sebuah laporan dari Al Jazeera mengungkapkan bahwa lebih dari dua ribu nyawa hilang. Info beberapa waktu terakhir, hanya ditemukan bercak darah di sekitar lokasi pengeboman tanpa jasad yang bisa dikebumikan. Bahkan, Israel memperkuat kendalinya atas Tepi Barat dan memaksakan administrasi dan hukum yang baru di daerah yang didudukinya. (sindonews.com, 16-02-2026)

Israel memang terus menyerang Gaza meski telah disepakati gencatan senjata. Korban pun makin banyak yang berjatuhan. Banyak korban perempuan dan anak, baik terluka bahkan meregang nyawa.

Penggunaan senjata dengan suhu ekstrem termobarik oleh Israel menunjukkan betapa kejam, biadab dan tak berperikemanusiaan penjajah tersebut. Ini menunjukkan dengan sangat jelas bahwa yang dilakukan oleh Israel adalah genosida.

Gempuran dan serangan yang dilakukan Israel pun menyasar semua kalangan. Baik warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak. Mirisnya, meski dunia tahu hal ini adalah pelanggaran HAM, namun tak ada yang mampu menghentikannya.

Kejahatan Israel sudah sejak lama tak bisa ditolerir dan diberikan solusi dengan jalan damai. Israel faktanya selalu melanggar perjanjian yang disepakati. Sikap hipokrit dan ingkar janji selalu melekat pada mereka. Kerusakan yang dilakukan mereka telah melampaui batas. Semua itu harus segera dihentikan dengan jihad oleh tentara kaum muslimin.

Memerangi kafir harbi yang memusuhi Islam seperti Israel adalah kewajiban umat Islam. Israel telah membantai kaum muslimin. Tidak boleh ada upaya negosiasi, damai, mengalah, apalagi memberikan jalan dan kemudahan bagi Israel untuk menguasai negeri-negeri kaum muslimin.

Jihad adalah solusi satu-satunya untuk menghentikan kebrutalan Israel. Hukum jihad itu wajib untuk membebaskan Palestina. Ini harus dipahami dan diterapkan. Tentu, semua itu membutuhkan kesatuan kekuatan kaum muslimin seluruh dunia.

Hadirnya kepemimpinan Islam yang menyatukan umat Islam sangat dibutuhkan saat ini. Pemimpin itu akan menyatukan kekuatan kaum muslimin seluruh dunia. Karena itu, perjuangan menegakkan Islam secara keseluruhan adalah sebuah kewajiban. 

Allah Swt. berfirman,

"Wahai orang-orang beriman, masuklah kalian ke dalam Islam secara menyeluruh. Dan janganlah mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya ia musuh yang nyata bagimu." (QS. Al-Baqarah : 208)