Sisi Gelap Game online Berunsur Kekerasan Mengintai Generasi
Oleh. Susi Ummu Musa
Tak disangka kasus kejahatan yang mengerikan berawal dari sebuah hobi yang kita anggap remeh, permainan Game online yang kita download dalam aplikasi ternyata sampai menjadi inspirasi kejahatan bahkan hingga menimbulkan korban.
Maka harus pintar memilih Game online yang tersedia dalam iklan diponsel kita.
Salah satu dari banyaknya kasus akibat game online yaitu teror bom yang terjadi di Depok tahun 2025 lalu seperti Dilansir CNN Indonesia (26/12/2025) pihak kepolisian telah menetapkan seorang tersangka dalam kasus dugaan teror bom terhadap sepuluh sekolah di Kota Depok, Jawa Barat. Tersangka berinisial HRR berusia 23 tahun dan berstatus sebagai mahasiswa. Ia dijerat dengan UU ITE dan KUHP.
Kasus yang sama akibat dari game online dilaporkan dari Polrestabes Medan mengungkap kronologi dugaan pembunuhan seorang ibu berinisial F (42) oleh anaknya, AL (12), di Kota Medan. Kapolrestabes Medan Kombes Calvin Simanjuntak menyampaikan, sebelum kejadian, korban bersama dua anaknya tidur dalam satu kamar di lantai satu, Kompas.com 29/12/2025
Tak hanya itu seorang pria juga melakukan aksi nekat dengan alasan kesulitan ekonomi akibat kecanduan bermain judi online membuat AF (31) nekat membunuh istri dan anaknya, hingga akhirnya ia pun bunuh diri. Tak hanya itu, AF juga ternyata terjerat pinjaman online. Fakta itu disampaikan Kapolsek Ciputat Timur Kompol Kemas Arifin. (www.kompas.com.)
-Game online Ada apa? -
Era Digital sekarang ini mampu menguasai pasar dan itu disemua kalangan, terkait adanya Game online ternyata permainan yang dirancang sedemikian rupa menyimpan fakta yang misteri.
Bayangkan siapapun bisa mengaksesnya karena ternyata dibalik sebuah permainan yang sifatnya hiburan ada sesuatu yang ingin disampaikan.
Terkait hal ini ada istilah Gaming disorder dan
Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami Gaming Disorder tersebut yaitu!:
Faktor Kepribadian: Individu dengan impulsivitas tinggi, kesulitan mengelola emosi, rendahnya harga diri, atau yang memiliki kondisi komorbid seperti depresi, anxiety, atau ADHD lebih rentan.
Faktor Neurologis: Sensitivitas terhadap pelepasan dopamin dan ketidakseimbangan dalam sistem reward otak.
Faktor Sosial: Merasa terisolasi secara sosial, mengalami kesulitan dalam pergaulan, atau menjadi korban bullying dapat membuat seseorang mencari pelarian dan penerimaan di dunia game.
Desain Game itu Sendiri:
Banyak game online dirancang dengan mekanisme yang sangat adiktif, seperti sistem reward yang tidak menentu (variable rewards), misi harian (daily quests), papan peringkat (leaderboards), dan elemen sosial yang membuat pemain sulit berhenti (fear of missing out pada event tertentu).
Akses yang Mudah: Ketersediaan perangkat dan koneksi internet yang memadai mempermudah akses untuk bermain dalam waktu lama.
Dari beberapa resiko yang dialami seseorang mampu membuat imajinasi pada otaknya sehingga ia melampiaskannya pada seseorang yang dianggap musuh. Hal ini memang tergantung pada game apa yang dia mainkan.
Game kontroversial biasanya adalah game yang memuat konten yang memicu protes pihak tertentu, salah satu penyebabnya adalah konten kekerasan eksplisit. Ada cukup banyak game kontroversial, bahkan sampai dilarang beredar di negara tertentu. Dari tema kekerasan kontroversial hingga gameplay provokatif, game-game berikut ini telah memicu perdebatan di kalangan pemain dan masyarakat luas. Apa saja game-game tersebut?
1. Mortal Kombat memicu dibentuknya badan rating video game
2. Grand Theft Auto (GTA) menuai kontroversi di berbagai negara
3. Manhunt adalah game horor jagal dengan konten mengerikan
4. Postal Series sajikan gameplay kekerasan dibalut dark comedy
5. Call of Duty: Modern Warfare 2, misi No Russian tampilkan pembantaian sadis
6. Hatred dipenuhi aksi kekerasan ekstrem.
Dari game online yang membawa inspirasi kejam hingga ke dunia nyata bukan terjadi di Indonesia saja melainkan seluruh dunia.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) sejak tahun 2018 lalu telah menetapkan adiksi game online sebagai salah satu bentuk gangguan mental dan disebut dengan istilah gaming disorder.
Gaming disorder ini termasuk dalam kategori Kecanduan non zat atau Kecanduan perilaku, seperti hanya juga adiksi gawai, judi online, media sosial, porno, dan lain-lain.
-Peran Pemerintah Dalam Kapitalisme-
Berdasarkan pantauan yang telah terjadi sejauh ini pemerintah hanya melakukan peringatan dan batasan bagi pengguna gadget yang ingin melakukan download terhadap vidio game online tersebut.
Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Edwin Hidayat Abdullah, menjelaskan bahwa terdapat dua tahapan penindakan yang akan diterapkan. Pertama, apabila konten game dinilai tidak sesuai dengan klasifikasi usia yang ditetapkan, pemerintah dapat melakukan penyesuaian atau perubahan rating. Kedua, jika ditemukan pelanggaran yang lebih serius, game tersebut dapat langsung dikenai take down.
(IDN TIMES)
Langkah yang diambil pemerintah terkait game online ini belum sepenuhnya tuntas karena hanya sebatas peringatan dan pembatasan.
Masih banyak lagi game online yang bisa diakses oleh anak anak remaja dengan berbagai cara.
Mereka bisa saja memanipulasi pengisian data saat mendownload game tersebut atau mereka bisa menyuruh orang lain
Yang tidak peduli dengan keadaan saat ini.
Dalam sistem kapitalisme saat ini pemerintah masih berkutat pada pembatasan dan peringatan semata bukan pada pemblokiran dan pemberhentian masuknya konten atau game online tersebut padahal sudah sangat jelas dampak yang terjadi.
Itulah kenapa Pemerintah Indonesia telah mulai menerapkan strategi untuk meningkatkan pengumpulan pajak. Mengingat potensi besar sektor ini dan meningkatnya jumlah pengguna internet di Indonesia, game online menjadi salah satu industri yang dipilih. Pemerintah mulai mengenakan pajak pendapatan game online pada tahun 2018. Pada awalnya, tarif ini secara eksklusif berlaku untuk perusahaan asing. Namun, pemerintah memperluas jangkauannya pada Juli 2020 ketika mengamanatkan bahwa gamer membayar pajak atas semua pembelian dalam game.
Semua atas dasar manfaat sehingga sulit bagi kita selaku orang tua untuk menghentikan anak anak kita dari kecanduan game online yang sering diakses terutama game online yang terdapat unsur kekerasan nya.
-Berharap Kepada Islam-
Ditengah rusaknya sistem hari ini tidak ada lagi upaya yang mampu membendung berbagai kengerian yang terjadi dinegri ini, nyawa manusia bahkan tidak berharga. Keamanan dan kriminalitas keduanya berjalan diatas sistem ini dengan keraguan yang membayangi kehidupan kita. Mungkin kita melihat segala kekejian disana sini bisa jadi kita adalah korban selanjutnya kita tidak tahu bagaimana negara ini bisa menjamin rakyat nya dengan keamanan.
Hanya berharap kepada satu satunya aturan yang berasal dari sang Pencipta yaitu aturan islam kaffah.
Letak kedaulatan ada pada syara' bukan kepada manusia.
Sudah saatnya umat kembali kepada islam kaffah karena Allah berfirman dalam QS. Al Baqarah 208
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ كَاۤفَّةًۖ وَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ ٢٠٨
Wahai orang-orang yang beriman, masuklah ke dalam Islam (kedamaian) secara menyeluruh dan janganlah ikuti langkah-langkah setan! Sesungguhnya ia musuh yang nyata bagimu.
Wallhau a' lam bissawab

Posting Komentar