-->

Aktivis Muslimah Muda, Memanfaakan Waktu Libur



Aktivis Muslimah Muda, Kak Mita mengungkap bagaimana remaja memanfaatkan waku libur. Hal tersebut ia jelaskan dalam Kajian Remaja Islam Kaffah, Level Up Holiday-mu; From Mager To Maker!, Ahad, (21/12/2025) di Depok.

Mita menyampaikan, sebagian remaja menghabiskan masa liburan dengan kegiatan bersama keluarga atau teman, seperti berwisata, serta membantu orang tua di rumah. Namun, terdapat pula remaja yang memaknai liburan sebagai waktu bebas tanpa batas.

"Pemaknaan liburan tanpa pengelolaan yang baik dapat mengarah pada kebiasaan begadang tanpa tujuan dan aktivitas pergaulan yang tidak sesuai dengan nilai Islam,” sebutnya di hadapan sekitar 17 peserta. 

Mita juga menyoroti, perayaan malam tahun baru yang kerap diwarnai ikhtilat serta aktivitas lain yang bertentangan dengan ajaran Islam. Dalam kesempatan tersebut, ia mengutip hadis riwayat Abu Dawud nomor 4031 tentang larangan tasyabbuh.

Selain itu, Mita juga memaparkan tiga faktor utama yang menyebabkan seseorang gagal mengatur waktu, yaitu ketidaktahuan cara mengelola jadwal, ketidakmampuan menentukan skala prioritas, serta terlalu banyak aktivitas sehingga kehilangan fokus. 

“Perumpamaannya waktu diibaratkan seperti rak buku dengan kapasitas terbatas, sementara komitmen adalah buku-buku yang harus ditata di dalamnya,” terangnya sambil mengajak berpikir.

Sebagai solusi, ujarnya, ada tiga langkah praktis dalam mengelola jadwal harian. “Pertama, membangun pola pikir yang menyadari bahwa tidak semua rencana berjalan sesuai harapan serta membiasakan penyusunan jadwal berdasarkan waktu salat. Kedua, melakukan audit terhadap aktivitas harian untuk melihat penyebab ketidakteraturan waktu. Ketiga, menuliskan jadwal harian secara konsisten agar aktivitas pendidikan, keluarga, dan ibadah dapat berjalan seimbang,” pungkasnya.[] Asya