-->

Umat Islam Wajib Boikot Pemikiran Barat

Oleh: Syifa Islamiati 

Jika kita menelaah realitas yang terjadi hari ini, maka kita dapati bahwa umat Islam tengah menghadapi perang pemikiran yang luarbiasa merusak. Sebab melalui perang pemikiran inilah, kaum kafir Barat berhasil menjauhkan umat Islam dari pemahaman Islam yang sesungguhnya. Alhasil, kini umat Islam menjadi terbiasa menakwilkan Islam sesuai dengan kaidah berpikir ala Barat.

Lebih parah lagi hal ini berefek pada umat Islam yang tidak lagi dapat membedakan antara yang hak dan batil. Pemikiran mereka telah berubah menjadi pemikiran ala Barat. Bukan hanya itu, kehidupan mereka pun selayaknya kehidupan orang-orang Barat. Penampilan, perilaku, hingga budaya, tidak sedikit dari umat Islam yang berkiblat justru pada Barat.

Miris memang, ketika melihat potret umat Islam saat ini seperti tersesat dari potensi yang seharusnya. Mereka disasar oleh berbagai pihak, terlebih oleh para musuh Islam. Kaum kafir Barat telah menjadikan umat Islam sebagai sasaran tembak perang pemikiran. Tujuannya pun sangat jelas, yaitu untuk menjauhkan umat muslim dari pemikiran Islam kaffah, lalu mengalihkan mereka dari perjuangan untuk mengembalikan kebangkitan Islam. 

Kondisi umat Islam hari ini benar-benar diterjang oleh berbagai badai permasalahan yang menimpa mereka. Hal tersebut nyatanya bermuara pada hal yang sangat mendasar yakni serangan pemikiran ala kapitalisme sekuler. Pemikiran ala Barat tersebut terus-menerus dilancarkan untuk mengikis dan merusak pemikiran serta pemahaman Islam dari benak kaum muslimin.

Tidak hanya itu, melalui pemikiran sekuler, umat muslim juga diarahkan untuk meninggalkan syariat Islam sebagai pegangan hidup. Syariat Islam dianggap tidak sesuai perkembangan zaman, kaku dan sebagainya. Agama pun di framing sebagai sesuatu yang tidak semestinya mengatur kehidupan manusia. Menurut paham sekularisme pula bahwa agama hanya untuk mengatur masalah ibadah semata.

Jika tetap dibiarkan hingga berlarut-larut, jelas ini membahayakan generasi umat Islam berikutnya. Maka dari itu, pemikiran ala kapitalisme sekuler ini harus segera diboikot dan dicampakkan beserta paham-paham turunannya seperti moderasi beragama, demokrasi, HAM dan lain-lain. Barat dengan berbagai cara akan terus memandulkan potensi umat Islam, mengikis kebanggaan terhadap agamanya dan menghilangkan semangat perjuangan umat Islam.

Maka agar umat Islam tidak larut terpedaya oleh pemikiran dan pemahaman yang jelas-jelas menyesatkan, harus segera dipahamkan bahwa perang pemikiran ini tengah menyasar umat muslim seluruh dunia tanpa terkecuali. Selain itu, dijelaskan pula bahwa Islam bukan hanya sebatas agama ritual tetapi juga merupakan suatu ideologi yang terbukti mampu mengatur kehidupan dengan aturan terbaik. Hanya dengan penerapan Islam secara kaffah yang akan menghasilkan umat dan generasi terbaik.

Tentu ini merupakan tantangan tersendiri bagi setiap pengemban dakwah untuk menghilangkan racun-racun pemikiran ala Barat dan menumbuhkan kembali pemikiran yang shahih sesuai syariat Islam. Ini jelas tidak semudah membalikkan telapak tangan, semua uslub harus ditempuh oleh para pengemban dakwah termasuk teknologi (media sosial). Karena uslub ini dianggap paling efektif menjangkau umat Islam hari ini. 

Para pengemban dakwah harus berdiri di garda terdepan dalam barisan perjuangan ini. Menyadarkan umat bahwa mereka merupakan target kunci Barat untuk menghadang kebangkitan Islam. Dan meyakini bahwa di pundaknyalah bergantung harapan umat untuk menyelamatkan kehidupan ini. Tentu dengan keyakinan bahwa Allah Swt. akan menolong hambaNya yang menolong agamaNya.

يٰۤـاَيُّهَا  الَّذِيْنَ  اٰمَنُوْۤا  اِنْ  تَـنْصُرُوا  اللّٰهَ  يَنْصُرْكُمْ  وَيُثَبِّتْ  اَقْدَا مَكُمْ

“Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad: 7).