-->

Dibalik Program Seribu Kampung Moderasi Agama

Oleh: Rosita (Ibu Rumah Tangga)

                  Bulan juli lalu, kementrian agama meluncurkan program seribu kampung moderasi beragama (KMB) yang tersebar di seluruh indonesia. Tujuannya untuk mempromosikan perdamaian, toleransi serta menjaga kerukunan dan keberagaman di masyarakat. Wamenag berharap program (KMB) dapat menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia. 

                  Merawat dan mempertahankan perdamaian, kerukunan dan toleransi antarumat beragama di negeri adalah hal yang harus dilakukan setiap umat beragama. Namun demikian solusinya bukan dengan mangembangkan moderasi agama atau sikap beragama secara moderat. Munculnya istilah 'lslam moderat' adalah istilah yang cenderung rancu, tak jelas, liar serta berpotensi merugikan Islam dan ajaran nya. Isu moderasi selalu dikaitkan dengan isu radikalisme. Dan isu radikalisme faktanya, kerap kali menyasar kalangan Muslim. Terutama bagi  mereka yang berpegang teguh pada ajaran agama nya. Istilah ini bukanlah istilah ilmiah tetapi cenderung merupakan istilah politis. Moderat adalah paham keagamaan (islam) yang sesuai selera barat  yaitu memisahkan agama dari kehidupan dan isu ini diletakkan pada kelompok-kelompok Islam yang menolak keras sekularisme Barat. Meraka inilah yang menghendaki penerapan Syariah Islam secara kaffah dalam seluruk aspek kehidupan

               Sejak peledakan Gedung WTC 11 september 2001, AS telah memanfaatkan isu rerorisme sebagai bagian dari skenario globalnya untuk melemahkan islam dan kaum muslim. Untuk itu para peneliti kemudian menganjurkan beberapa pilihan  langkah bagi AS. Salah satunya adalah mempromosikan jaringan "Islam moderat" untuk melewan gagasan"Islam radikal". Dengan demikian kebijakan moderasi agama ini harus kita pandang dalam perspektif polotik global, bukan sekedar perspektif polotik lokal Indonesia. Dalam hal ini AS dan sekutu-sekutunya meyakini bahwa selama ajaran islam murni masih diyakini dan tumbuh berkembang di tubuh umat islam, selama itu pula akan terus ada perlawanan terhadap negara Imperialis Barat dan kepentingannya di Dunia Islam. 

              Oleh karena itu Barat menggagas proyek moderasi agama yang di tujukan untuk mengubah sudut pandang kaum muslim agat mereka mau menerima ide dan pemikiran Barat, khusus demokrasi dan  kebebasan. Melalui cara itulah AS dan negara-negara penjajah lainnya dapat terus mengeksploitasi kekayaan alam di negeri-negeri Islam. Pasalnya moderasi agama digagas negara imperialis Barat untuk  melanggengkan penjajahan di Dunia Islam. dia juga merusak kesucian dan kemurnian Islam dan memaksakan pemikiran rusak ke tubuh kaum Muslim. Sebaiknya, umat islam harus disadarkan terus akan kewajiban mereka untuk selalu terikat dengan syarit islam. Syariat Islam adalah standarisasi perbuatan seorang muslim. bukan toleransi dan moderasi. keimanan harus diwujudkan dalam bentuk taat, patuh dan menerima sepenuhnya syariat Islam. Seperti perintah Allah SWT dalam Qur'an Surat Al Baqarah ayat 208 yang artinya "Hai Orang-orang Beriman, Masuklah Kamu ke dalam Islam secara keseluruhan. Dan janganlah kalian turut langkah langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagi kalian." Allahu'alam bishawwab.