-->

Tawuran Pelajar Marak Lagi

Oleh: Dartik 

Tawuran pelajar terulang kembali, padahal selaku pelajar seharusnya yang ada dalam benaknya adalah fokus untuk belajar.Namun apa yang terjadi?, tawuran antar sekolah marak lagi. Seolah-olah tawuran telah menjadi budaya dikalangan remaja terutama kalangan pelajar.

Àpa tujuan mereka melakukan tawuran?. Dan bagaimana gambaran generasi muda yang akan datang?. Karena kalau ingin melihat gambaran generasi masa depan maka kita bisa lihat gambaran generasi sekarang yang hobinya tawuran dan hancurlah sebuah harapan.

Seorang pelajar terluka parah usai terkena sabetan senjata tajam dalam aksi tawuran di wilayah Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. (tangerangnews.com)

Dalam video yang beredar di medi sosial,terlihat satu pemuda yang menggunakan batik berwarna kuning hitam tergeletak di atas tanah. Korban pun meringis kesakitan karena banyak darah yang berlumuran di sekujur tubuh.

"Ini anak Bojong luka parah nih, anak Alang, anak Lebak Asem nih," ucap seorang pria yang ada dalam video tersebut.Peristiwa itu benarkan Kapolsek Teluknaga AKP Zuhri Mustofa.Ia mengatakan aksi tawuran tersebut terjadi pada Sabtu, 22 Juli 2023, pukul 16.00 WIB.

"Benar ada, sedang dicari pelaku pembacokannya," ucap Zuhri kepada Tangerangnews.com, Minggu, 23 Juli 2023.

Zuhri mengatakan pihaknya sedang melakukan pendalaman terkait kejadian tawuran dua kelompok pelajar tersebut karena sampai saat ini belum diamankan.

Tawuran pelajar terjadi kembali di berbagai daerah, mirisnya terjadi di awal tahun ajaran baru. Seharusnya awal tahun ajaran baru merupakan semangat baru yang harus dimiliki oleh para pelajar. Semangat belajar untuk mendapatkan ilmu pengetahuan agar dapat berguna bagi kehidupan umat manusia. 

Menuntut ilmu pengetahuan  merupakan kewajiban bagi setiap individu,karena ilmu pengetahuan merupakan suatu hal yang sangat urgen. Dengan ilmu pengetahuan pula masa depan kita akan menjadi lebih baik.Baik bagi  kehidupan didunia maupun diakhirat.

Fenomena ini menunjukkan lemahnya kepribadian anak dan sistem pendidikan hari ini yang berbasis sistem sekuler kapitalisme.

Selama sistem pendidikan di bangun atas dasar akidah kapitalis sekuler maka tidak akan pernah menjadikan individu muslim taat kepada Allah SWT. Lemahnya akidah dalam diri kaum muslim menjadi pangkal dari segala masalah yang ada. Mereka tidak pernah berpikir bahwa segala perbuatannya kelak akan dimintai pertanggungjawaban dihadapan sang pencipta.

Mereka tidak pernah berpikir bahwa yang mereka serang adalah saudara satu akidah. Jangankan saudara satu akidah non muslimpun islam tidak boleh sembarangan melakukan hal-hal yang tidak baik kecuali alasan syar'i.

Islam memiliki sistem pendidikan terbaik yang mampu menghasilkan generasi berkualitas yang berkepribadian Islam.

Islam memiliki mekanisme yang luar biasa dalam membentuk kepribadian generasi. Peran awal keluarga sebagai pendidik sangat penting dalam menguatkan akidah dalam benak generasi. Begitu pula dengan lingkungan sekolah yang dapat mendukung anak didik semakin bertakwa.

Kurikulum yang berbasis akidah islam untuk mencapai tujuan pendidikan sesuai yang diinginkan. Yakni membentuk kepribadian yang berakhlak mulai. Generasi yang selalu berpegang teguh dengan akidah islam bukan akidah kapitalis sekuler.

Ditambah lingkungan masyarakat yang selalu melakukan amar ma'ruf nahimungkar. Sebagai bentuk kepedulian terhadap proses generasi berkualitas yang berkepribadian Islam.

Begitu juga dengan peran negara sebagai pelaksana dari suatu sistem pendidikan yang berbasis akidah islam. Negara sangat memperhatikan segala bentuk kebutuhan dalam dunia pendidikan. Negara memberikan pasilitas gratis

Dalam naungan sistem islam, pelajar terkondisikan untuk menjadi insan berkepribadian Islam

Negara dengan penerapan sistem Islam secara kaffah menjadikan generasi bangsa bertakwa kepada Allah SWT. Kelak akan tumbuh menjadi generasi pemimpin yang dapat diandalkan untuk sebuah peradaban yang gemilang. Generasi pemimpin yang akan menorehkan sejarah dengan tinta emas keberbagai wilayah yang luas.Bukan generasi yang dihasilkan dari sistem pendidikan yang berbasis akidah kapitalis sekuler pemisahan agama dari kehidupan.

Wallahu a'lam bi ash-shawwab