Jalan Keimanan

Oleh : Thoyibah (Muslimah Pejuang Peradaban) 

Penamabda.com - Dalam hidup terkadang kita menemukan sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Karena memang hakikatnya dunia bukanlah tempat tinggal tapi tempat untuk meninggal.

Aku adalah wanita biasa terlahir dari keluarga yang memfokuskan hanya pada  ibadah mahdhoh saja seperti sholat, puasa dan ibadah lainnya.

Dimulai dari kegelisahan dan rasa sedihku melihat saudara muslim di Palestina yang dibantai itulah awal mula perjalanan hidupku mencari ketaatan. Aku selalu berfikir kontribusi apa yang bisa aku lakukan untuk membantu saudara-saudara disana. Karena Rosulullah Saw bersabda:"Sesama muslim ibarat satu tubuh jika satu bagian sakit yang lain akan ikut merasakan sakit".

Hingga akhirnya aku menemukan laman Instagram @yukngajisolo disana aku diajari banyak hal, seperti untuk tidak egois, bahwa syurga itu terlalu luas untuk kita tempati sendiri. Aku juga baru tau bahwa berdakwah itu adalah kewajiban setiap muslim.

Dari sinilah aku faham bahwa berislam tidak boleh setengah-setengah harus secara menyeluruh karena orang yang beriman itu taat tanpa tapi patuh tanpa nanti.

Menjalankan kewajiban dakwah adalah tugas setiap muslim dengan dakwah pikiran orang akan lebih terbuka dan akan menjalankan syariat Islam secara menyeluruh. Dan satu-satunya jalan supaya syariat Islam bisa diterapkan secara menyeluruh maka negara harus menjadikan syariat Islam sebagai sumber aturan hukum.

Dalam sistem negara Islam disebut Khilafah, pemimpinnya disebut Khalifah. Seorang Khalifah tidak akan mungkin membiarkan penindasan yang terjadi di Palestine, Rohingya, Uyghur. Karena dalam Islam hilangnya dunia disisi Allah lebih ringan daripada terbunuhnya satu nyawa orang muslim tanpa haq.

Wallahu alam bis shawab.
banner zoom