Asap Karthula Merenggut Jiwa
Oleh : Nur Faktul (Aktivis Muslimah)
Karhutla mengakibatkan kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan berada di fase yang membahayakan kesehatan warga. Kondisi ini akan semakin parah bagi yang memiliki riwayat gangguan pernafasan seperti asma dan semacamnya. Seperti yang tengah dialami seorang Ojol di Sumsel yang memiliki riwayat asma dinyatakan meninggal setelah mengalami sesak nafas sejak pagi hari dan sesampainya di rumah sakit sudah tidak tertolong lagi, (Bbc.com/02/10). Meski belum dapat dipastikan namun setidaknya asap karhutla itulah yang memicu penyakit asma itu kambuh. Dan kasus yang serupa pun kian bermunculan seorang guru di Kalsel diduga meninggal akibat sesak nafas.
Berbulan bulan asap karhutla menjadi momok bagi masyarakat setempat sebab beresiko merenggut nyawa. Namun pemerintah tidak bersegera menyelesaikan problem ini, justru para relawanlah yang berbondong-bondong dengan alat seadanya. Ini membuktikan bahwa negara gagal melindungi kesehatan rakyat yang terdampak karhutla. Pengelolaan hutan di sistem kapitalis seringkali membawa petaka bagi masyarakat, sebab hutan dijadikan ladang manfaat untuk segelintir orang bukan kemaslahatan umat. Seperti karhutla bukan lagi musibah melainkan bencana yang ditimbulkan oleh keserakahan manusia. Harusnya negara mampu memberikan sanksi tegas bagi para pelaku, namun faktanya kasus karhutla terus saja berulang.
Di dalam sistem islam hutan adalah milik umat yang harus dikelola negara, sehingga rakyat mendapatkan manfaatnya. Dan kesehatan adalah hak dasar yang wajib dijamin oleh negara. Dalam kondisi darurat seperti karhutla, penanganan kesehatan harus menjadi prioritas. Dalam menangani kasus kebakaran inipun harus dilakukan secara maksimal bukan sekedarnya sebab negara adalah pelindung umat. Dan pemberian sanksi bagi pelaku pembakaran akan sangat tegas sesuai syariat sehingga tidak akan berulang. Demikianlah sistem islam memberikan gambaran yang gamblang dan mensejahterakan jika diterapkan. Dan keberkahan insyaallah meliputi seluruh negeri kaum muslimin.

Posting Komentar