-->

Penjara Anak Palestina, Politik Menghilangkan Generasi


Oleh : Anastasia, S.Pd.

Palestina, tanah yang diberkahi oleh Allah Swt, tanah yang melahirkan sejarah panjang kehidupan para nabi. Keberkahannya, telah mendidik penduduk Palestina menjadi generasi yang kuat mempertahankan tanah leluhurnya. Penjajahan, dan genosida tidak sedikit pun memadamkan api perjuangan anak-anak Palestina. Mereka, kokoh teguh memperjuangkan Palestina. Untuk itulah, zionis semakin massif menyerang Palestina, tak terkecuali dengan memenjarakan anak-anak Palestina.

Sekitar 370 anak Palestina saat ini dilaporkan mendekam di penjara-penjara Israel, dengan sebagian besar ditahan di Penjara Megiddo dan Ofer.

Data tersebut disampaikan Palestinian Center for Prisoners’ Advocacy, yang menyebut anak-anak itu menjadi bagian dari lebih dari 9.400 tahanan dan narapidana Palestina yang ditahan Israel hingga awal Agustus.

Kelompok hak asasi tersebut menilai penahanan terhadap anak-anak Palestina bukan lagi sekadar kasus terpisah. Praktik itu disebut semakin berulang dalam gelombang penangkapan yang dilakukan pasukan Israel di berbagai wilayah Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem Timur (kompas.com, 28/08/2026).

Penjara, Kebijakan Menghilangkan Generasi 

Pembebasan Palestina adalah perjuangan yang tidak akan pernah berhenti, sampai akhirnya tanah itu bebas dari tangan penjajahan. Sejarah para nabi, telah mengajarkan anak-anak Palestina menjadi pejuang. Untuk itulah, zionis memandang anak-anak Palestina adalah ancaman yang harus dihancurkan. Penjara, adalah strategi politik zionis mengintimidasi perlawanan rakyat Palestina. Sehingga, banyak anak-anak yang ditahan tanpa batas waktu, dan proses pengadilan yang jelas. Bahkan, lebih kejamnya mereka benar-benar disiksa tanpa adanya aturan kemanusiaan. Penjara, adalah pola yang berulang, dan sistem yang dianggap mematahkan perjuangan rakyat Palestina. 

Zionis terus menjalankan kebijakan sistemik, yang terinstitusionalisasi berupa penyiksaan dan perlakuan buruk terhadap tahanan Palestina, yang disetujui dan didukung oleh sistem politik, peradilan, media, dan otoritas zionis itu sendiri. Padahal penyiksaan di dalam penjara adalah bentuk pelanggaran hak asasi manusia, begitu pun dalam hukum Islam penyiksaan di dalam penjara adalah pelanggaran hukum syariat. Ini sesuai dengan hadis Rasulullah Saw, yang berbunyi :

لَوْ كُنْتُ رَاجِمًا أَحَدًا بِغَيْرِ بَيَّنَةٍ لَرَجَمْتُهَا

Andai saja aku boleh merajam seseorang tanpa bukti [yang dibuktikan di pengadilan], pasti aku sudah rajam dia (HR al-Bukhari dan Muslim dari Ibn ‘Abbas).

Namun, di tengah penderitaan rakyat Pelastina, pengusa di negeri-negeri kaum muslim diam membisu. 

Padahal, secara letak geografis mereka sangat berdekatan dengan wilayah Palestina. Bahkan penjajah di tanah Palestina sudah terjadi sekian lama, tapi mereka menutup mata. Sikapnya, sangat bertentangan dengan aqidah mereka, yang seharusnya mereka tergerak memberikan bantuan, dan ikut dalam memperjuangkan membebaskan tanah Palestina dari tangan zionis. 

Jihad Membebaskan Palestina

Sesungguhnya umat Islam harus menyadari, bahwa segala penjajah di negeri-negeri kaum muslim, khusus di Palestina akan hilang apabila kita bersama-sama berperang, berjihad pembela agama Allah. Sesama muslim itu bersaudara, tanpa melihat batas negara, oleh karena itu jihad adalah jawaban dari segala bentuk penjajahan.
Jihad adalah perintah Allah Swt, dan merupakan bagian syariat Islam yang selalu dilakukan oleh Rasulullah Saw, ketika melawan musuh seperti dalam hadis,

قال الله تعالى: إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَى مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ وَالْقُرْآنِ وَمَنْ أَوْفَى بِعَهْدِهِ مِنَ اللَّهِ فَاسْتَبْشِرُوا بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُمْ بِهِ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ [التوبة/111]

“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar." [At Taubah/9:111]

Untuk segala bentuk ketakutan seharusnya bisa dilawan dengan keimanan, karena firman Allah Swt, yang menjanjikan umat Islam yaitu, 

هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَىٰ وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ ۚ وَكَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا

"Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia mengunggulkan (agama tersebut) atas semua agama. Cukuplah Allah sebagai saksi. " [Al Fath/48:28]

Memperjuangkan kekuasaan Islam dalam sebuah negara, adalah jalan satu-satunya untuk melakukan jihad, membebaskan Palestina. Jihad, hanya diemban oleh negara ya g menerapkan Islam secara sempurna. Islam pun, sangat menjunjung tinggi hak hidup orang, tak terkecuali anak-anak, termasuk dalam peperangam Islam memuliakan siapa saja yang masuk ke dalam tawanan perang. 

Bukti, kejayaan Islam pernah berkuasa dan menguasai dunia adalah, menaungi seluruh umat manusia dalam kedamaian dan keadilan. Wallahua'alam