-->

Menggapai 10 Malam Terakhir Ramadhan Bersama Keluarga Sakinah


Oleh : Maulli Azzura 

Tidak terasa, Ramadhan hampir meninggalkan kita. Sepuluh hari terakhir adalah waktu krusial. Rasulullah SAW mencontohkan, ketika memasuki 10 hari terakhir, beliau "mengencangkan sarung"—maknanya meningkatkan ibadah, menjauhi maksiat, dan membangunkan keluarganya untuk ibadah. 

Mari jadikan sisa waktu ini untuk mempererat ikatan rohani keluarga. Jadikan rumah kita seperti masjid: shalat berjamaah, tadarus bersama, dan bangun malam di qiyamul lail bersama. Ini adalah momen terbaik membangun keluarga sakinah. 

Jangan biarkan akhir Ramadhan habis hanya untuk sibuk berbelanja atau mudik, sehingga melupakan Lailatul Qadar. 

Mari Berikan pengertian kepada anak - anak bahwa kita sedang memburu ampunan Allah. Salinglah memaafkan dan saling mengingatkan dalam kebaikan. 

Karena Hari-hari Ramadhan sudah mulai berakhir, dan kita semua berharap dapat menutup bulan yang suci ini dengan baik. Saat ini, mari kita renungkan tentang keluarga kita dan bagaimana kita dapat mempererat hubungan dengan mereka di akhir Ramadhan ini dengan berbagai cara :

1. *Minta maaf dan ampunan*: Gunakan waktu yang tersisa ini untuk meminta maaf dan ampunan kepada anggota keluarga yang telah disakiti atau diperlakukan tidak baik.
2. *Tingkatkan kebersamaan*: Lakukan kegiatan bersama keluarga, seperti makan sahur dan berbuka puasa bersama, tadarus bersama, membaca siroh nabi, bermain game, atau menonton film bersama.
3. *Doakan satu sama lain*: Doakan anggota keluarga yang lain, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal, agar mereka mendapatkan kebahagiaan dan keselamatan.
4. *Jaga keharmonisan*: Jaga keharmonisan keluarga dengan tidak bertengkar atau berdebat, dan berusaha untuk selalu bersikap lembut dan sopan.
5. *Berterima kasih*: Berterima kasih kepada anggota keluarga yang telah mendukung dan membantu kita selama Ramadhan ini.

Mari kita tutup bulan Ramadhan ini dengan baik. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita dan mempererat hubungan kita dengan keluarga kita. Aamiin.

Semoga di penghujung Ramadhan ini, keluarga kita menjadi keluarga yang lebih bertakwa, mendapatkan ampunan-Nya, dan dipertemukan kembali dengan Ramadhan tahun depan, depan nya lagi sampai seterusnya.

Hingga mampu menjadi keluarga yang menularkan, menjadi teladan dan pelopor ketakwaan bagi masyarakat luas. Dan terbentuk masyarakat islami, hingga negara yang islami dan menerapkan syariat Islam secara menyeluruh dalam naungan khilafah Islamiyah.

Wallahu A'lam Bishowab