-->

Mengerikan ribuan jasad warga Palestina menghilang


Oleh : Heni Satika (Praktisi Pendidikan) 

Ramadhan datang lagi di tahun 2026 tetapi kondisi Palestina tidak lebih baik dari tahun kemarin. Ribuan orang menghilang tanpa jejak. Kecurigaan penggunaan senjata termal kepada rakyat Palestina memicu perdebatan internasional. Investigasipun dilakukan, para ahli dan saksi menduga penggunaan senjata dengan suhu ekstrem mencapai 3.500 derajat Celsius adalah factor penyebab lenyapnya ribuan jasad warga palestina. Ini merupakan wujud dari genosida yang dilakukan Israel kepada Palestina.

Ini merupakan kejahatan yang sudah diluar kebiadaban manusia, maka pantas Israel dihukum dengan setimpal atas perbuatannya. Penggunaan senjata termal ini menurut Vasily fatigarov seorang ahli militer asal Rusia tidak hanya meledak seperti bom pada umumnya tetapi menyebarkan bahan bakar di udara kemudian menyalakannya. Metode ini akan menghasilkan panas tinggi dengan tekanan udara yang luar biasa. Sehingga jasadnya tidak akan ditemukan setelah kejadian tersebut. Banyak saksi mata yang mengatakan setelah pengeboman hanya ada darah dan tulang.

Atas dasar ini dan jejak rekam sebelumnya maka sungguh tidak pantas melakukan upaya perdamaian dengan Israel. Israel tidak pantas untuk mendapatkan kata maaf apalagi diberikan solusi damai dua negara. Maka setiap upaya yang memberikan Israel jalan untuk menguasai kaum muslim adalah bentuk tindakan penghianatan kepada Palestina. Board Of Peace atau apapun namanya bukanlah solusi untuk menolong Palestina.
Alih-alih menolong saudaranya di Palestina beberapa pemimpin kaum muslim diam, tidak tergerak bahkan sekedar kata menghujat saja teramat susah diucapkan. Kepada siapa Palestina berharap? Kepada para pemimpin kaum muslim saat ini. seperti jauh panggang dari api. Banyak pemimpin kaum muslim justru tunduk di bawah ketiak Amerika.
Seruan bagi kaum muslim terutama para pemimpinnya, hendaklah membuka pintu hati dan pikirannya. Bahwa keberadaan Israel merupakan kafir harbi fi’lan yang pantas untuk diperangi. Bersatulah kalian dengan menegakkan system pemerintahan Islam. Karena hanya dengan tegaknya Sistem tersebut kita bisa menolong Palestina. Bukan dengan jalan meminta belas kasihan dari negara kafir untuk membebaskan Palestina. Apalagi bergabung dengan seruan yang sama untuk membagi wilayah Palestina menjadi 2 bagian. Tidaklah pantas duduk bersama dengan musuh yang sudah membunuhi saudara-saudara kita. Semoga momentum Ramadhan bisa membukakan pintu siapa saja dan tergerak untuk menolong perjuangan rakyat Palestina.