Generasi Muda Diburu Algoritma Kapitalis, Judol & Pinjol Jadi Perangkap Sistemik!
Oleh : Nurul Hidayati (Praktisi Pendidikan)
Pemuda dengan ekonomi terbatas mudah disasar iklan judol dan pinjol karena kerja algoritma. Dimana 58% Gen Z menggunakan pinjol untuk kebutuhan gaya hidup dan hiburan. Akibatnya rekening pinjaman usia muda melonjak (data OJK)
Kaum muda dengan sumber daya keuangan yang lebih terbatas terutama anak laki laki, menjadi pihak yang paling terpapar algoritma iklan tentang cara menghasilkan uang dengan mudah, tetapi penuh risiko, seperti pinjaman dan judi daring. Sementar itu, jenis iklan yang sering muncul untuk kaum muda kelas atas adalah yang terkait perjalanan dan rekreasi.
Hal ini diungkap dalam penelitian Carolina Saez-Linero dan Monika Jimenez-Morales dari Communication, Advertising and Society (CAS), Universitas Pompeu Fabra (UPF), Barcelona, yang dilaporkan di Communication & Society dan dirilis pada Rabu (3/12/2025). Isabel Rodríguez de Dios (Universitas Salamanca) juga turut berkolaborasi dalam studi ini.
Kaum muda menjadi pihak yang paling terpapar algoritma iklan tentang cara menghasilkan uang dengan mudah, tetapi penuh risiko, seperti pinjaman dan judi daring. Sementar itu, jenis iklan yang sering muncul untuk kaum muda kelas atas adalah yang terkait perjalanan dan rekreasi (https://www.kompas.id/artikel/mengapa-kaum-muda-dengan-ekonomi-terbatas-disasar-iklan-judol-dan-pinjol?)
Himpitan ekonomi yang lahir dari sistem Kapitalisme mendorong sebagian anak muda terjerumus ke judol dan pinjol sebagai jalan pintas.. Negara gagal melindungi generasi. Nilai-nilai sekuler dan materialis dalam sistem pendidikan dan lingkungan masyarakat membuat generasi rentan pada tindakan spekulatif dan berisiko.
Ruang digital yang dikuasai logika Kapitalisme menjadikan platform (lewat algoritmanya) berfokus pada kebiasaan, bukan keselamatan pengguna, semata-mata demi mendapatkan keuntungan dan menjadikan generasi sebagai pasar.
Sistem ekonomi Islam menjamin kesejahteraan seluruh rakyatnya (individu per individu), termasuk generasi.. Pendidikan Islam membentuk kepribadian Islam generasi sehingga menyandarkan perbuatannya pada halal-haram, bukan manfaat materi.
Infrastruktur digital dalam Khilafah dibangun di atas paradigma Islam, sehingga mampu melindungi generasi dari konten merusak, normalisasi maksiat, dan kriminalitas.
Oleh karena itu Generasi Muslim harus memahami identitasnya sebagai Muslim dan sebagai pembangun peradaban melalui pembinaan Islam dan aktivitas dakwah bersama kelompok dakwah Islam ideologis.

Posting Komentar