-->

PR Bandung Belum Selesai

Oleh: Emah Rohemah 

Aktivis Muslimah 

Bandung menjadi daerah percontohan termaju di Jawa Barat, dikutip AYOBANDUNG.COM, hal ini dikatakan ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI. Cucun Ahmad Syamsurijal di hari jadi Kabupaten Bandung ke 383.

Sebuah penilaian yang keliru, jika melihat kemajuan di suatu daerah tertentu hanya mengukur dari sektor ekonominya saja. Lebih dari itu pemerataan kesejahteraan sering terabaikan sesungguhnya belum mencerminkan kemajuan di daerah tersebut, sekalipun dengan pertumbuhan ekonomi tinggi tetapi rakyatnya belum semua dapat hidup dengan layak. karena realitasnya di Kabupaten Bandung pada tahun 2023 jumlah penduduk miskin masih tinggi yaitu 6,40 persen (245.000 orang). Sejalan dengan tingkat kriminalitas yang masih sering terjadi karena masih adanya ketimpangan sosial, hal ini jelas membuat warga resah. 

Ditambah lagi pengangguran yang tinggi, lulus perguruan tinggi tidak menjamin mereka bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Akibatnya karena tuntutan hidup, banyak yang salah kaprah untuk melakukan tindakan yang melanggar syariat. Belum lagi anak-anak yang terpaksa putus sekolah karena keterbatasan biaya orang tuanya. Kemudian masalah sampah, masih menjadi persoalan sehingga Kabupaten Bandung jadi langganan banjir. Semua itu masih menjadi PR besar bagi pemerintah untuk mencari solusinya. Sehingga jika Bandung mendapatkan banyak penghargaan sampai menjadi daerah percontohan. Pada kenyataannya masih banyak permasalahan yang harus dibenahi. 

Sebenarnya yang menjadi akar masalah kenapa Bandung masih memiliki PR yang begitu banyak padahal usianya sudah memasuki 3 abad lebih adalah karena penerapan sistem yang tidak sesuai dengan fitrah manusia, yaitu sistem kapitalis. Sistem ini hanya mengacu pada segala hal yang dapat menguntungkan para pemilik modal tanpa peduli pada rakyat secara keseluruhan, salah satu contohnya adalah kurangnya peran pemerintah dalam meriayah rakyatnya. Mulai dari memberikan jaminan pemenuhan setiap kebutuhan primer rakyat sampai pada memastikan laki-laki mudah mencari pekerjaan untuk menafkahi keluarganya dengan menciptakan lapangan pekerjaan supaya masyarakatnya produktif sehingga angka kemiskinan bisa berkurang. Pemenuhan hak dasar hidup juga wajib dijamin pemerintah, mulai dari hak mendapatkan pendidikan, murahnya biaya hidup, hak mendapatkan akses kesehatan, keamanan yang terjamin, dan lain sebagainya. Kriminalitas yang terjadi pada saat ini akibat dari kurangnya ilmu dan minimnya akidah sehingga apa yang mereka perbuat tidak dipikirkan terlebih dahulu dan mereka tidak menyadari bahwa perbuatan yang mereka lakukan tidak lepas dari pantauan Allah Swt. Hal ini terjadi karena sistem kapitalis sekuler di mana tidak hanya berasaskan keuntungan materi semata tetapi memisahkan agama dari kehidupan. Sehingga di tengah masyarakat tidak terbentuk keimanan dan akidah yang kuat karena dijauhkannya agama dari mereka. 

Berbeda dengan Islam yang akan menaungi seluruh kehidupan. Pasti semua permasalahan yang terjadi akan segera terselesaikan dengan baik, dan semuanya akan hidup lebih sejahtera, aman nyaman, dan sentosa begitupun Bandung akan menjadi wilayah daerah yang bisa jadi percontohan terbaik jika seluruh warga masyarakat nya menerapkan Islam Kaffah. 

Wallahu'alam bissawab.