Inspiring Youth With Quran

Oleh : Mia Agustiani
(Pegiat Literasi dan Member Revowriter Majalengka)

Kajian Islam Remaja Akbar diselenggarakan oleh Rumah Qur'an Al-Mughni Tegalaren berlangsung antusias. Ahad, 6 Maret 2022.

Kajian ini mengusung tema Marhaban Yaa Ramadhan, karena hanya beberapa pekan lagi kita akan menemui Bulan Suci Ramadhan. Ustadzah Ina Nurhasanah sebagai founder Rumah Qur'an Al-Mughni telah mengundang dua orang influencer muda hafidz Alqur'an. 

Kang Sahar dan Kang Fhabian adalah pemuda penghapal Alqur'an diharapkan dapat menginspirasi para santri Al-Mughni dan remaja yang menghadiri kajian akbar Ahad kemarin. Kedua pemuda yang good looking itupun tampil memukau para santri bahkan orangtua yang hadir. 

Penampilan mereka yang santai seperti anak band, namun mampu mengembangkan dirinya melalui Alqur'an. Kang Sahar sebagai salah satu pemateri mengajak pemuda untuk yakin pada janji Allah. Seorang pemuda yang mampu menahan gejolak mudanya dan mau menghapalkan Alqur'an sebagai jalan kebahagiaannya. 

Rasulullah saw bersabda, " Ada tujuh golongan manusia yang akan dinaungi oleh Allah dalam naungan ( Arsy-Nya), ... Dan seorang pemuda yang tumbuh dalam ibadah (ketaatan) kepada Allah..." (HR. Al-Bukhari no.1357 dan Muslim no. 1031).

Pemuda penghapal Alqur'an tidak hanya sekadar menghapal lalu lupa. Ada tugas besar pada pundak mereka, maka dari itu imbalannya adalah Syurga dari Allah Swt. Masa muda yang diisi dengan ketaatan pada Allah akan sangat berpengaruh pada peradaban Islam selanjutnya. 

Dalam kajian akbar ini diharapkan, seorang pemuda tidak hanya mengidolakan artis K-Pop, pacaran, narkoba dan bermaksiat. Allah memberikan janjinya berupa Syurga dari pintu manapun bagi pemuda yang menjaga dirinya dari hawa nafsu gejolak jiwa muda.

Kehidupan seorang penghapal Alqur'an akan senantiasa selalu terjaga, karena yang diingat adalah muroja'ah, istiqomah dan ketaatan. Menjadikan Alqur'an sebagai prioritas utama. Kang Sahar justru merasakan kebahagiaan sejatinya adalah dekat dengan Allah Swt. 

Allah memberikan imbalan syurga sebagai penyemangat bagi penghapal Alqur'an. Meskipun ada kesulitan dalam proses menghapal, maka luruskan niat.

Kemudahan maupun kesulitan hanya milik Allah. Mintalah pada-Nya dengan penuh kesungguhan agar dimudahkan dalam menghapal dan menyampaikan apa yang telah dihapalkan. Segala perbuatan itu tergantung niat, segera perbaiki niat kita menghapal Alqur'an hanya karena Allah Swt.

Menyampaikan kepada orang lain, berarti kita akan terus mengulang dan akan terus merekam. Aplikasikan semua hapalan yang kita punya dalam kehidupan, kabarkan kebenaran yang datang dari Allah melalui dakwah. Karena dakwah bukan hanya tugas ulama, tapi tugas kita semua sebagai khalifah fill ardy. 

" Hai orang-orang yang beriman masuklah kamu kedalam Islam secara keseluruhan dan janganlah kamu menuruti langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu." ( QS. Al-Baqarah:208)

Indikasi pengertian dari ayat diatas ada dua, yaitu pertama masuk Islam secara komprehensif dan paripurna dengan menerapkan semua aturan Allah dalam kehidupan. Kedua mengikuti langkah syaitan dengan memilih aturan secara parsial dan lebih memilih aturan fasad buatan manusia.

Harapan dari para asatidz dan founder Rumah Qur'an Al-Mughni atas terselenggaranya kajian akbar ini adalah, semoga para santri dan peserta kajian akbar dapat menjadi tonggak peradaban. Pemuda yang bergaul dengan Alqur'an. 

Kehadiran kedua hafidz Alqur'an Kang Sahar dan kang Fhabian, semoga mampu menjadi penyemangat dalam menghapal dan menyampaikan kebenaran Alqur'an. 

Di akhir acara, Kang Fhabian mengajak para pemuda yang hadir untuk melanjutkan kehidupan Rasulullah. Pemuda memiliki amanah dakwah, maka jagalah semangatnya. Yakinlah Allah tidak pernah salah memilih orang untuk memperbaiki diri.

Wallahu'alam Bishawwab
banner zoom