Kotak Pandora Terbuka, Rusaknya Demokrasi Unjuk Diri

Oleh : Puspita NT

Terbongkar sudah! Kesenjangan nyata si kaya-miskin, penguasaan asset publik/SDA oleh segelintir orang, pelanggaran hukum Negara berupa cara penghindaran pajak dan adanya kelompok elit (penguasa-politikus) yang menggunakan kekuasaan untuk menumpuk kekayaan. Kotak pandora terus menerus mengungkap seluruh kejahatan lain sistem ini. Pertanyaanya, mau sampai kapan bertahan dengan kondisi yang sama?

Demokrasi kembali membongkar kerusakan diri. Memang demokrasi adalah sistem yang rentan sejak awalnya. Terpilihnya pemimpin di sistem ini mengharuskan seseorang mengorbankan banyak harta nya demi mendapatkan suara mayoritas.

Bukan hanya harta, kadang harga diri dan keimanan pun digadaikan. Bagaimana tidak, tak jarang sumber dana untuk kampanye didapatkan dari pinjaman bank, atau harta pengusaha yang diberikan untuk memudahkan bisnis nya di kemudian hari. Ketulusan terkikis, jabatan pemerintahan berubah menjadi jalan tol bagi kepentingan pengusaha swasta dalam maupun luar negeri.

Maka tak heran ketika kotak pandora terungkap, himpunan pelaku kejahatan mangkir dari pajak adalah mereka, pengusaha yang dulu pernah berjasa. 

Tidak ada tempat di hati para penguasa untuk rakyatnya. Seperti tidak ada pilihan lain kecuali mengkhianati rakyatnya, untuk menyelamatkan diri dan kepentingannya sendiri. 

Begitulah Demokrasi, mau diapakan, tetap begitulah sejati nya demokrasi.

Mencari kesalahan dari manusia, maka akan ditemui sangat banyak bahkan mungkin tak bisa terhitung. Karena itu manusia butuh sandaran kuat yang mengukuhkannya di jalan kebenaran. 

Keterbatasan manusia tidak bisa disalahkan. Maka jika ada kondisi kerusakan,  yang salah sebetulnya adalah sistemnya. Begitu juga di negeri ini, kerusakan yang terjadi bukan semata karena manusia nya, melainkan karena sistem yang diterapkan. Sistem yang harus diubah untuk mencabut akar masalah bukan sekedar orang yang harus diganti.

Jika ada yang mengatakan kebenaran itu relatif,  tidak berlaku bagi Tuhan Al-Khaliq Al-Mudabbir,Allah SWT. Sang Maha Benar menciptakan semua hal sekaligus membuat rincian aturan yang begitu presisi. Maka risalah Islam adalah risalah terbaik, Islam adalah aturan yany shohih tak tertandingi. 

Bicara tentang aturan tidak sama seperti membicarakan orang. Aturan menggerakkan orang, dan bisa dipastikan individu yang masuk ke sebuah sistem yang menggunakan aturan tertentu pasti akan terwarnai. Sekalipun menjadi mayoritas, tetap saja tanpa disadari aturan main demokrasi tidak akan berubah dan akan terus dipakai seperti kotak besar yang kokoh yang menutup otak dan akal sehat, membuat orang orang didalamnya tidak bisa berfikir out of the box. 

Jadi belajar Islam itu sangat penting. Dengan begitu akhirnya terungkap bahwa Islam adalah sistem sempurna dan paripurna. Tidak ada yang menandingi dibidang apapun dari seluruh aspek kehidupan. Aspek individu, aspek ibadah bahkan aspek politik, Islam punya tuntunan sekaligus solusi atas persoalan yang mungkin muncul dari nya.

Saatnya mengembalikan kehidupan Islam di tengah tengah kita dengan menerapkan sistem politik yang bersih dan jujur, yaitu sistem politik Islam Khilafah Islamiyah, sebagaimana yang pernah diterapkan oleh Rasulullah dan Khulafaurasyidin kala itu.
banner zoom