-->

Islam, Solusi Atasi Pandemi


Oleh : Nurul Afifah (Komunitas Aktif Menulis)

Satu tahun lebih pandemi melanda dunia. Berbagai macam solusi telah ditawarkan tak kunjung menyudahinya, justru lonjakan kasus terjadi . Dalam enam hari terakhir kasus positif corona terjadi kenaikan. Kasus aktif mengalami lonjakan dalam sepekan terakhir.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah menjelaskan kasus aktif merupakan kasus warga terpapar virus corona yang masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri. Seminggu terakhir ada penambahan kasus aktif sebesar 440 kasus. (Cnnindonesia.com, 23/05/2021).

Lonjakan kasus ini akibat adanya mutasi virus  B.1617 asal India. Teranyar, sebanyak 13 anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Filipina yang melakukan bongkar muatan di Cilacap, Jawa Tengah, dinyatakan terpapar varian India B.1617 dan kini menjalani isolasi dan perawatan di RSUD Cilacap. 

Sementara itu, baru-baru ini Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga menemukan2 kasus penularan Sars-CoV-2 varian India B.1617.2 . Kasus ini ditemukan secara berkala melalui pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan KesehatanKementrian Kesehatan (Balitbangkes). (Cnnindonesia.com, 23/05/2021).

Gagalnya Solusi Sekuler

Bertambahnya kasus virus corona, seharusnya menjadikan momentum mengevaluasi solusi yang sudah berjalan. Sebagaimana solusi yang berjalan selalu tumpang tindih, mengutamakan pertumbuhan ekonomi dibanding dengan kemaslahatan rakyat. Salah satu contohnya, ketika lebaran akan tiba masyarakat dihimbau untuk tidak mudik dengan dalih untuk menekan laju pandemi, tetapi saat bersamaan pemerintah membuka wisata dan Warga Negara Asing bebas melenggang masuk Indonesia. 

Alih-alih menumbuhkan ekonomi dan menyudahi pandemi, solusi yang ditawarkan malah membuat daftar panjang kesengsaraan publik, lahirnya problem-problem baru dan semakin banyaknya korban pandemi. Semestinya semua itu jadi bahan intropeksi diri bagi penguasa negeri ini . Solusi sekuler yang ditetapkan secara local maupun internasional terbukti gagal.

Cara Islam Atasi Pandemi

Islam adalah agama paripurna. Semua hal diatur dalam islam, mulai urusan pribadi, sosial, ekonomi maupun politik ada aturannya, begitupun dalam menghadapi pandemi . 

Cara Islam dalam menghadapi pandemi adalah dengan lockdown. Hal ini sudah jelas sebagaimana sabda Rasulullah, " Apabila kalian mendengar wabah disuatu tempat , maka janganlah memasuki tempat itu. Apabila terjadi wabah sedangkan kamu berada didalamnya, makan jangan keluar". (HR. Muslim)

Namun faktanya, negeri ini masih didominasi kebijakan kapitalis sekuler sehingga kebijakan yang diambil selalu mengutamakan ekonomi dari kemaslahatan rakyatnya sendiri. 

Dari awal pandemi, solusi-solusi yang ditawarkan tumpang tindih, lockdown pun dilakukan setengah hati. Sebagai negeri dengan mayoritas muslim terbanyak, sangat layak jika mengambil solusi Islam dalam penanganan pandemi. Sebab solusi dari Islam yang bersumber dari Allah pasti memberikan kebaikan. Terbukti dalam sejarah, sebagaimana keberhasilan Khalifah Umar bin Khattab dalam menangani pandemi. 

Wallahu'alam