Ramadhan Bulan Mulia, Sambutlah!

Oleh : Himmatul Azizah
(Siswi kelas 1Pi IBS Al Amri Probolinggo) 

Penamabda.com - Marhaban Yaa Ramadhan. Alhamdulillah, tak terasa sebentar lagi kita akan bertemu dengan bulan yang penuh kemuliaan dan keberkahan yaitu bulan Ramadhan.  Ramadhan adalah bulan istimewa. Ramadhan memiliki kedudukan yang agung. 

Apa sih yang membuat Ramadhan mempunyai posisi yang mulia? 

Pertama, Allah memilih Ramadhan sebagai bulan yang didalamnya diturunkan Al Qur'an sebagai pedoman hidup. Allah berfirman : "Bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia serta penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu (pembeda antara yang haq dan yang bathil) ..." (TQS. Al Baqoroh 185). Ibnu Katsir mengatakan : "Allah SWT memuji bulan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan lainnya. Allah memilih Ramadhan sebagai waktu turunnya Al-Qur'an mulia".

Kedua, Pada bulan Ramadhan pintu-pintu surga dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup serta setan-setan dibelenggu. (HR. Bukhari Muslim)

Ketiga, Dalam bulan Ramadhan ada satu malam yang lebih baik dari seribu bulan yaitu Lailatul Qadar. "Sungguh telah datang pada kalian Ramadhan, bulan yang penuh berkah, didalamnya ada satu malam yang nilai amal didalamnya lebih baik dari 1000 bulan. Karena itu siapa saja yang tidak berhasil memperoleh kebaikannya sungguh ia tidak akan dapat memperoleh kebaikan selama-lamanya."(HR. An Nasa'i dan Ahmad)

Keempat, Ibadah dalam bulan Ramadhan dijadikan oleh Allah sebagai penebus dosa. "Siapa saja yang berpuasa Ramadhan dengan dasar iman dan mencari keridhoan Allah, niscaya akan diampuni dosa-dosa yang telah lalu."(HR. Bukhori Muslim)

Kelima, Allah lipat gandakan pahala setiap amal shalih di bulan Ramadhan.

Keenam, Allah menjadikan bulan Ramadhan penuh dengan kebaikan. 

Nah, tentunya kita ingin mengisi Ramadhan yang mulia dengan amalan terbaik. Karena puasa Ramadhan bertujuan untuk membentuk insan yang bertakwa, maka amal shalih yang bisa kita lakukan antara lain : 

Pertama, menunaikan puasa semata karena Allah.

Kedua, meninggalkan apa saja yang membatalkan puasa dan menjauhi apa saja yang menggagalkan pahala puasa.

Ketiga, menunaikan qiyamul lail yang dilandasi keimanan dan semata mengharap ridhoNya.

Keempat, memperbanyak taqarrub illalLah dan i'tikaf di sepuluh hari terakhir yaitu di malam Lailatul Qadar.

Kelima, memperbanyak amal shalih seperti tadarus Alquran, tahfidz, muroja'ah, shalat sunnah, shadaqah, amar ma'ruf nahi mungkar, membaca buku islami.

Semoga kita bisa meraih kemuliaan Ramadhan, menjadi insan yang bertakwa. Dan diberi keistiqomahan dalam melakukan kebaikan selama Ramadhan dan tetap Istiqomah sesudah Ramadhan. 

Wallahu a'lam bishshowab.
banner zoom