Mentari Yang Ternoda

Oleh : Nusaibah Al Khanza

Pendar sinar mentari menerangi alam
Siluet emas menyemburat di angkasa
Awan putih menyungging senyumnya
Seolah berhasil menyingkirkan kegelapan

Namun sayang
Mentari yang dulu teriknya menghangatkan
Kini telah ternoda
Cahayanya dimanfaatkan oleh kebatilan
Untuk menyemai benih kedurjanaan
Hingga dunia penuh bara, keangkara-murkaan

Air mata jutaan pasang mata
Darah anyir dari raga tak berdosa 
Pekikan nestapa jiwa-jiwa teraniaya
Kutukan sanubari yang terhina-dina

Jeritan hati yang tertahan 
Menutupi nganga luka sayatan
Gerak tangan yang terpasung
Menekan jasad yang terkurung

India, Suriah, Myanmar, Palestina
Dan seluruh negeri Islam lainnya
Tampak terang oleh cahaya 
Jika dilihat dengan kacamata dusta

Duhai, mentari yang ternoda! 
Harus disucikan dengan apa? 
Sedang penguasa masih terlena
Oleh harta dan kekuasaan semata 

Tunggulah!
Masa itu akan segera tiba
Ketika penguasa Muslim
Menerapkan Alquran yang diyakininya 
Secara menyeluruh dengan sebenar-benarnya
Menjadi pedoman tertinggi nan mulia

Sungguh! 
Masa itu akan segera berlabuh
Menyeka darah dan derasnya peluh
Melindungi jiwa raga yang telah rapuh
Mengembalikan Islam secara penuh
Hingga mentari dapat kembali bersinar dengan teduh
banner zoom