-->

Akibat Cinta Ditolak Mahasiswa Bac*k Mahasiswi, Dampak Pergaulan Bebas

Akibat Cinta Ditolak Mahasiswa Bac*k Mahasiswi, Dampak Pergaulan Bebas

Oleh. Susi Ummu Musa

Potret kehidupan remaja saat ini sering dibumbui dengan percintaan maka sering sekali terjadi hal hal yang tidak diinginkan bahkan kearah negatif, 
Memang masa muda dikenal dengan masa yang penuh gejolak sehingga sulit untuk menahan rasa penasaran yang berlebih. hal ini tentu karena tidak dibarengi dengan tsaqofah agama yang kuat. 

Seperti yang baru terjadi di salah satu fakultas Riau seorang mahasiswa membacok mahasiswi hingga terluka, 
Fakta baru terungkap di balik kasus pembacokan yang menimpa mahasiswi Fakultas Syariah dan Hukum UIN Suska Riau, Farradhila Ayu Pramesti (23).

Pelaku, Reyhan Mufazar (22), diketahui menyimpan perasaan terhadap korban sejak keduanya mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dalam satu kelompok yang sama.

Informasi tersebut diungkapkan Daffa, rekan satu kelompok KKN korban dan pelaku. Ia menyebut perkenalan keduanya berlangsung secara wajar, layaknya mahasiswa pada umumnya.

“Setahu saya mereka kenalnya dari tempat KKN karena memang satu kelompok. Pertama kali kenal ya dari situ,” ujar Daffa, Jumat (27/2/2026).

Diketahui dari berbagai sumber motif pelaku diduga karena cintanya ditolak oleh korban sehingga tanpa rasa takut pelaku melakukan aksi nekat yaitu membacok kepala korban. 

Kebanyakan remaja hari ini telah terpapar kebiasaan yang ternormalisasi yaitu pacaran sehingga banyak remaja yang merasa jika tidak memiliki pacar dianggap cupu, Ketinggalan zaman bahkan dianggap tidak laku, sedikit sekali remaja yang paham bagaimana sebenarnya hubungan laki-laki dan perempuan bersifat terbatas. 
Maraknya pergaulan bebas yang mewarnai kehidupan remaja menjadikan remaja kehilangan jati diri sebagai generasi yang bisa membawa kepada kesuksesan baik urusan dunia maupun akhirat, 
Kehidupan sekuler kapitalis telah membawa remaja kepada arah yang salah bukan hanya pacaran, namun lebih dari itu seperti prostitusi, narkoba, seks bebas, judol dan banyak lagi kasus pergaulan remaja yang jauh dari nilai kebaikan
Bahkan banyak yang berakhir dengan pembunuhan. 

Kehidupan saat ini telah memisahkan peran agama dari kehidupan, padahal didalam islam semua urusan telah diatur sedemikian rupa untuk umat namun faktanya kini aturan agama dianggap tidak relevan lagi. 

Dalam islam hubungan antara laki-laki dan perempuan diatur sehingga perempuan benar benar dijaga, tidak boleh sembarangan berbicara kepada lawan jenis tanpa ada keperluan yang jelas karena dikhawatirkan akan mengarah ke arah lain. 

hubungan laki-laki dan perempuan dalam islam diatur seperti;

-Batasan Pergaulan 
(Mahram & Non-Mahram):
Larangan Berkhalwat: Islam melarang berduaan (khalwat) antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram, karena yang ketiganya adalah setan.

-Menundukkan Pandangan 
(Ghadhul Bashar)
Laki-laki dan perempuan diwajibkan menjaga pandangan untuk menghindari fitnah.

-Menutup Aurat:
 Interaksi sosial harus disertai dengan berpakaian sopan sesuai aturan Islam.

-Adab Berinteraksi:
 Interaksi harus dilakukan dengan tujuan yang baik (kerja sama/ta'awun), tidak berkawan dekat (sahabat lawan jenis) yang menjurus pada pergaulan bebas, dan tetap menjaga batasan rasa malu.

Allah juga berfirman dalam QS.An Nur:30 

Katakanlah kepada laki-laki beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.

Kemudian firman Allah juga sama kepada wanita 

”Dan katakalah kepada wanita beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya. 

Maka jelas, jika kita mau mengikuti aturan agama niscaya kita akan terjaga dari segala sesuatu yang merugikan diri kita maupun orang lain. 

Wallahu a lam bissawab