Malu Perhiasanmu

Oleh : Thoyibah
(Muslimah pejuang peradaban) 

Penamabda.com - Ini kisahku, satu kisah tentang keseharianku. Berjualan disalah satu sma swasta, di jakarta. Sekolah itu kebetulan bersebelahan dengan smp.
Jarak antara 2 sekolah itu hanya tersekat pagar kecil tembus pandang.

Singkat cerita, ada satu anak ganteng di sma itu. Setiap dia lewat, banyak anak smp yang histeris. Padahal kedua sekolah itu, berbasic agama. Dulu aku menganggap hal itu adalah satu hal yang wajar. Bodohnya aku saat itu ikut menertawakan.

Seiring berjalannya waktu, aku mulai tersadar. Hal itu sungguh sangat memalukan. Bagaimana bisa, seorang muslimah yang fitrohnya mempunyai rasa malu, histeris melihat seorang lelaki. Aku mulai berfikir kenapa hal itu bisa terjadi? Belakangan aku mengetahui, bahwa barat menerapkan sistem sekuler. Yaitu sistem yang memisahkan antara politik dan agama.  Dengan menerapkan sistem sekuler, manusia bebas melakukan apa saja tanpa aturan agama. Mereka menganggap agama hanya berlaku saat beribadah dengan tuhan saja. Paham sekuler inilah yang coba barat sebar luaskan dalam kehidupan negara-negara pengekornya, indonesia contohnya.

Pembela islam, tidak akan jauh dari rahim yang taat. Karena itu sebagai muslimah marilah kita menjaga rasa malu itu. Agar kelak kita bisa melahirkan Pembela Islam, layaknya Muhamad Al-fatih yang membebaskan konstantinopel diusia muda.

Muslimah, ketahuilah rasa malu itu bersandingan dengan iman sebagaimana sabda nabi "Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lain pun terangkat. (Hr.Al-Hakim dalam mustadroknya 1/73. Al-hakim mengatakan sesuai syarat Bukhari). Saudaraku mari menjaga rasa malu, dengan menjaga rasa malu kita bisa terhindar dari perbuatan buruk seperti berzina. Karena kita merasa Allah selalu mengawasi dimanapun kita berada. 

Wallahu alam bishawab.

banner zoom