Skullbreaker Challenge ; Tren Kekinian Buah Perilaku Liberal

Oleh : Ummu Farras (Pemerhati Remaja) 

Sahabat, udah tau belum nih? Publik saat ini lagi dibuat resah dengan tren baru yang sedang viral di kalangan remaja. Tren skullbreaker challenge. Ya. Sudah dengar belum? Eh Sahabat, tantangan yang sedang viral di TikTok ini adalah tren yang sangat berbahaya loh! bisa membuat cedera, patah tulang, lumpuh, gegar otak, bahkan meninggal dunia.
Astaghfirullaahal‘Azhiim. 

Dilansir dari detik.com, nama tantangan ini berasal dari kata berbahasa Spanyol yaitu "Rompcráneos" yang artinya "Pemecah Tengkorak". Tidak diketahui siapa yang pertama kali memulai tantangan yang punya nama lain tripping jump challenge ini. Yang jelas, skullbreaker challenge saat ini sedang trending di wilayah Eropa dan Amerika Selatan. Namun, bukan tidak mungkin ya guys, jika tren ini nantinya merambah ke wilayah lain, termasuk Indonesia. 

Lantas seperti apa sih tren skullbreaker ini? Gini ya, jadi tantangan ini mengharuskan 3 orang berderet dan meloncat. Saat sedang meloncat, orang di samping kiri dan kanan sambil menendang kaki orang yang di tengah agar jatuh. Korban jatuh biasanya akan jadi bahan tertawaan dengan harapan cara jatuh mereka lucu. Alih-alih sebagai hiburan, aktivitas ini justru membahayakan.

Dirangkum detikINET dari berbagai sumber, tantangan ini dilaporkan menyebabkan cedera pengguna TikTok di Amerika Serikat dan Meksiko bahkan sampai berurusan dengan polisi. Skullbreaker challenge ini pun telah memakan banyak korban yang cedera fisik, mental, bahkan sampai meninggal dunia di berbagai negara. Na'udzubillahi min dzalik.

Skullbreaker challenge ini, merupakan tren kekinian yang lahir dari perilaku liberal. Perilaku bebas tanpa batas. Tanpa aturan, dan bersifat merusak moralitas remaja. Nah, sahabat, jangan sampai kita sebagai umat Islam ikut ikutan challenge ini ya!

Sebagai seorang muslim tentunya kita harus menyandarkan diri kita kepada aturan Allah SWT. Karena Islam sebagai agama yang sempurna, di dalamnya terdapat berbagai aturan yang lengkap meliputi segala aspek kehidupan manusia. Termasuk untuk memproteksi para remaja dari perilaku liberal yang rusak dan menyimpang. Contohnya mengikuti tren tren kekinian seperti ini nih. Jika kita tidak mau diatur dengan aturan Allah SWT, pastilah kita menjadi orang yang rusak, sahabat. Na'udzubillahi min dzalik.

Maka, sudah saatnya kita sebagai remaja menyibukkan diri untuk memperjuangkan tegaknya Syari'at Islam di muka bumi. Bukan menyibukkan diri dengan hal-hal yang tidak bermanfaat yang pada akhirnya akan membuat kita rugi di dunia dan akhirat.

Wallahu'alam bisshowwab

==============================
Sumber : SmartwithIslam 
banner zoom