Saatnya Muslimah Harus Bangkit!

Oleh : Muthi'ah Nabilah 

Sebuah masalah terjadi kembali,
di negara bagian India Kartanegara yang bisa kita katakan adalah ujian yang berat bagi muslimah di sana, mereka mengalami palarangan memakai pakaian muslimah berjilbab dan berkerudung di semua lingkungan kampus. Baik tenaga pendidik maupun pelajar dan mahasiswi.
Aneh nya perdana menteri Narendra Modi dari partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata Party/(BJP) itu mengatakan bahwa saat ke kampus mereka boleh memakai jilbab dan kerudung. Tapi saat di kelas mereka harus melepasnya.

Adapun Lebih mengerikan lagi muslimah india kartanegara juga mengalami kekerasan, pelecehan, dan pengucilan, seperti di siram air comberan, di lepas khimar nya, tidak boleh melakukan ujian dan tidak boleh masuk ke sekolah. mungkin lebih miris dari itu karena tidak terpublikasi oleh media.

Hal seperti ini bisa saja terjadi apabila kekuatan muslim di sana lemah dan tidak ada negara lain yang membantu, mereka berjuang sendiri.

apalagi populasi muslim india hanya 15 persen sekitar 200 juta orang berbanding 1.39 miliar orang india.
itulah mengapa orang kafir tidak takut kepada kaum muslimin.
karena mereka mengetahui. 
bahwa kita sudah terpecah bela dan tidak akan bisa berbuat apa apa jika mereka melakukan kekerasan dan penghinaan terhadap ajaran islam.

tahun 2019 lalu, sebuah laporan juga menyebutkan bahwa lebih dari 90 persen korban kekerasan india dalam 10 tahun terakhir adalah muslim. Namun pelaku kekerasan bebas dari hukuman. Sangat miris bukan, sangat sangat miris.

masjid masjid di india juga sering mengalami penyerangan seperti di semprot dengan kotoran sapi. dan muslim di paksa untuk menyembah dewa dewa mereka.
Astagfirullah.

ujian ujian berat seperti ini tidak hanya di dapatkan oleh muslimah india. Tapi yang kita tau di negeri lainnya seperti Palestina, Aleppo, Uigur, Ronghingya, bahkan negeri kita Indonesia .
Pengeboman,Penyiksaan,Kekerasan seksual,baik fisik maupun batik di siksa bahkan lebih parah dari itu.

Lantas apa yang harus kita lakukan sesama muslim?

Wajib Menolong Sesama Muslim
Nabi saw. bersabda:

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

Kaum Mukmin itu—dalam hal saling mencintai, mengasihi dan menyayangi—bagaikan satu tubuh. Jika ada salah satu anggota tubuh yang sakit maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga (tidak bisa tidur) dan demam (turut merasakan sakitnya) (HR Muslim).

Ada Sebuah kisah di Madinah, pernah terjadi seorang muslimah yang tengah berbelanja di Pasar Yahudi disingkap pakaiannya oleh seorang Yahudi dari Bani Qainuqa. Seketika seorang pedagang Muslim melakukan pembelaan terhadap Muslimah tersebut. Namun, pedagang Muslim tersebut lalu dibunuh beramai-ramai oleh para Yahudi lainnya. 

Mendengar peristiwa tersebut, Rasulullah saw murka. Beliau lalu mengirimkan pasukan untuk menghukum Bani Qainuqa. Kaum Muslim mengepung benteng Yahudi Bani Qainuqa selama 15 hari 15 malam. Akhirnya, mereka menyerah dan diusir dari Madinah. Demikianlah ketegasan Rasulullah saw.—sebagai kepala Negara Madinah saat itu—terhadap kaum Yahudi yang menista kaum Muslim/Muslimah.

Demikianlah, dengan adanya Khilafah sebagai perisai, kehormatan kaum Muslim/Muslimah senantiasa terjaga. Khilafah juga akan menciptakan suasana kerukunan umat beragama, dengan tetap mempersilakan umat beragama lain beribadah dan hidup sesuai dengan keyakinan agama mereka.

Mengapa saat ini muslimah tidak dimuliakan. Karena saat ini
umat terbelenggu paham Nasionalisme dan ketiadaan Khilafah Islam, hari ini kaum Muslim juga terkerat-kerat oleh batas-batas teritori negara mereka masing-masing. Hati dan pikiran mereka juga terbelenggu oleh paham kebangsaan. Paham ini menjadikan umat dan para pemimpin mereka tidak punya kepedulian dan enggan menolong saudara-saudara mereka yang tertindas. Mereka juga lebih takut dengan aturan internasional soal larangan intervensi terhadap negara lain. Padahal saudara mereka seiman terzalimi di sana.

Wahai kaum Muslimin Teruslah berdakwah islam tak ada yang bisa menolong saudara-saudara kita, khususnya kaum Muslim/Muslimah , kecuali kita kembali ke pangkuan Islam; kembali melanjutkan kehidupan Islam dalam institusi Khilafah. Lalu bersama Khilafah Islam kita bisa membebaskan saudara seiman di mana pun di seluruh dunia. Inilah yang dulu pernah dilakukan oleh kaum Muslim saat mereka berada di bawah naungan Khilafah.

Rasulullah saw. bersabda:

مَنْ ‌أُذِلَّ ‌عِنْدَهُ مُؤْمِنٌ، فَلَمْ يَنْصُرْهُ وَهُوَ يَقْدِرُ عَلَى أَنْ يَنْصُرَهُ، أَذَلَّهُ اللَّهُ عَلَى رُءُوسِ الْخَلَائِقِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Siapa saja yang di hadapannya ada seorang Mukmin yang dihinakan, namun dia tidak menolong Muslim tersebut, padahal dia mampu menolongnya, maka Allah akan menghinakan dia di hadapan seluruh makhluk-Nya pada Hari Kiamat. (HR Ahmad). 

WalLâhu a’lam bi ash-shawab
banner zoom