Menumbuhkan Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya
Aktivis Muslimah Ummu Alifia menegaskan, cinta kepada Allah dan Rasul-Nya harus dibuktikan dengan ketaatan dan mengikuti risalah-Nya.
Hal tersebut diungkapnya dalam kajian khusus Muslimah,_ Anatomi Mahabbah: Mencintai Allah dan Rasul-Nya_, (23/8/2026) di Depok.
“Cinta kepada Sang Pencipta dan utusan-Nya tidak sekadar di lisan, melainkan harus diwujudkan melalui pembuktian amal, ketaatan, dan ketulusan dalam beribadah sehari-hari,” ujarnya di hadapan 10 peserta.
Ia pun menjelaskan bahwa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya bukanlah rasa yang datang secara otomatis. “Berbeda pula dengan rasa cinta terhadap sesama makhluknya, akan tetapi dia-lah adalah bentuk cinta sesungguhnya, cinta yang membutuhkan mafhum keimanan di dalamnya untuk mengerti sehingga seorang Muslim diperlukan untuk menuntut ilmu dengan benar,” tuturnya.
Karena itu, menurutnya, menuntut ilmu menjadi bagian penting dalam menumbuhkan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Dengan ilmu yang benar, seorang Muslim dapat memahami siapa Rasulullah SAW, seperti apa kepribadian beliau, serta risalah yang beliau ajarkan kepada umat.
Lebih lanjut, ia menjelaskan cara mencintai Allah dan Rasul-Nya. “Untuk itu sebelumnya kita perlu mengenal sosok rasul seperti apa serta risalah yang diajarkan bagaimana lalu dibuktikan cinta itu dengan ber-ittiba atau mengikuti apa yang beliau sampaikan pada kehidupan kita sehari-hari,” pungkasnya. [] Endah R

Posting Komentar